Uzlah Bagi Murid, Pentingkah?

0

Uzlah Bagi Murid, Pentingkah?. Para ulama berbeda pendapat tentang anjuran untuk melakukan ‘uzlah. Sebagian ulama berpendapat bahwa ‘uzlah pada masa sekarang sangat dianjurkan dan lebih utama dari pada bercampur dengan manusia, karena kebanyakan mereka telah terjerumus dalam kerusakan dan akhlak yang tidak baik. Diantara ulama yang memegang pendapat ini diantaranya Sufyan Ats-Tsauri, Ibrahim bin Adham, Daud At-Thai, dll.

Sedangkan sebagian ulama yang lain berpendapat sebaliknya. Mereka berpendapat bahwa dengan berbaur dengan manusia seseorang akan memiliki kesempatan ibadah tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Adapun dasar dari pendapat ini adalah sabda nabi Muhammad Saw yang memerintahkan untuk menjaga persatuan, perdamaian, dan kerukunan antar sesama manusia.

Ketika ada salah satu sahabat nabi yang meminta izin kepada nabi untuk ber’uzlah, nabi Muhammad bersabda,

لاَ تَفْعَلْ أَنْتَ وَلاَ أَحَدٌ مِنْكُمْ لَصَبْرُ أَحَدِكُمْ فِى بَعْضِ مَوَاطِنِ الْإِسْلاَمِ خَيْرٌ مِنْ عِبَادَةِ أَحَدِكُمْ أَرْبَعِيْنَ عَامًا

Jangan engkau lakukan, begitupula dengan yang lain selainmu. Sesungguhnya kesabaran (berbaur dengan masyarakat) di negeri Islam lebih utama dari pada ibadah kalian selama empat puluh tahun.

Adapun ulama yang menganjurkan untuk melakukan ‘uzlah berlandaskan pada sabda nabi, Abdullah bin Amr Al-Juhani bertanya kepada Rasulullah, “wahai nabi, bagaimana caranya agar aku bisa selamat?”, beliau bersabda,

لِيَسَعْكَ بَيْتُكَ وَ أَمْسِكْ عَلَيْكَ لِسَانَكَ وَابْكِ عَلَى خَطِيْئَتِكَ

Tetaplah engkau tinggal di rumah, tahanlah lidahmu dai kesia-siaan, dan menangislah karena dosa yang telah engkau lakukan.

Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa seseorang boleh memilih diantara dua hal. Apabila kita termasuk orang yang telah kuat imannya, telah dalam ilmu dan kekuatan hatinya, maka lebih baik kita berkumpul dengan banyak orang. Karena dengan begitu, banyak orang yang akan berubah menjadi baik karena pengaruh kita.

Namun, jika kita merasa belum kuat menahan hawa nafsu, yang bisa mengakibatkan kita terbawa arus gelap zaman akhir, maka lebih baik kita mengasingkan diri dengan beribadah, berdzkir, dan merenungi kebesaran Allah Swt melalui ciptaan-ciptaan-Nya.

Namun para ulama tetap mewajibkan para murid untuk melakukan ‘uzlah, karena dengan uzlah, jiwa-jiwa yang sebelumnya lemah akan menjadi kuat. Dan yang kuat akan semakin kuat, dalam menghadapi segala rintangan-rintangan yang akan menghalanginya dari upaya mendekatkan diri kepada Allah Swt. Dan setelah uzlah selesai dilakukan -setiap murid membutuhkan waktu sendiri-sendiri untuk mencapai hasil yang diinginkan- mereka diperintahkan untuk kembali membaur dengan masyarakat, lalu mengajak mereka untuk bertaubat dan kembali ke jalan yang diridhai-Nya.

Share.

Leave A Reply