Siapa Yang Memenuhi Ajakan Iblis, Maka Hilang Agama Dari Dirinya

0

Siapa Yang Memenuhi Ajakan Iblis, Maka Hilang Agama Dari Dirinya. Allah menghidupkan umat manusia tidak hanya untuk menikmati lezatnya dunia, namun mereka juga akan diuji dengan musuh-musuh yang akan menggodanya.Bagi orang yang kuat maka baginya kebahagiaan dan kehidupan abadi. Dan bagi orang yang lemah kesengsaraan dan kebinasaan.

Sayyidina Abu Bakar Ash-Shidiq Ra. berkata, ” Sesungguhnya iblis berdiri di depanmu, jiwa di sebelah kananmu, nafsu di sebelah kirimu, dunia di sebelah belakangmu dan semua anggota tubuhmu berada di sekitar tubuhmu. Sedangkan Allah di atasmu. Sementara iblis terkutuk mengajakmu meninggalkan agama, jiwa mengajakmu ke arah maksiat, nafsu mengajakmu memenuhi syahwat, dunia mengajakmu supaya memilihnya dari akhirat dan anggota tubuh menagajakmu melakukan dosa. Dan Tuhan mengajakmu masuk Syurga serta mendapat keampunan-Nya, sebagaimana firmannya yang bermaksud, “….Dan Allah mengajak ke Syurga serta menuju keampunan-Nya…”

Siapa yang memenuhi ajakan iblis, maka hilang agama dari dirinya. Sesiapa yang memenuhi ajakan jiwa, maka hilang darinya nilai nyawanya. Sesiapa yang memenuhi ajakan nafsunya, maka hilanglah akal dari dirinya. Siapa yang memenuhi ajakan dunia, maka hilang akhirat dari dirinya. Dan siapa yang memenuhi ajakan anggota tubuhnya, maka hilang syurga dari dirinya. Dan siapa yang memenuhi ajakan Allah S.W.T., maka hilang dari dirinya semua kejahatan dan ia memperolehi semua kebaikan.”

Iblis adalah musuh manusia, sementara manusia adalah sasaran iblis. Oleh itu, manusia hendaklah sentiasa berwaspada sebab iblis sentiasa melihat tepat pada sasarannya. Sabda Rasulullah S.A.W kepada Mu’adz, “Wahai Mu’adz, apabila di dalam amal perbuatanmu itu ada kekurangan :

  1. Jagalah lisanmu supaya tidak terjatuh di dalam ghibah terhadap saudaramu/muslimin.
    2. Bacalah Al-Qur’an
    3. Tanggunglah dosamu sendiri untukmu dan jangan engkau tanggungkan dosamu kepada orang lain.
    4. Jangan engkau mensucikan dirimu dengan mencela orang lain.
    5. Jangan engkau tinggikan dirimu sendiri di atas mereka.
    6. Jangan engkau masukkan amal perbuatan dunia ke dalam amal perbuatan akhirat.
    7. Jangan engkau menyombongkan diri pada kedudukanmu supaya orang takut kepada perangaimu yang tidak baik.
    8. Jangan engkau membisikkan sesuatu sedang dekatmu ada orang lain.
    9. Jangan engkau merasa tinggi dan mulia daripada orang lain.
    10. Jangan engkau sakitkan hati orang dengan ucapan-ucapanmu.

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply