Ramadhan Bulan Mengintip Pahala Allah Swt.

0

Ramadhan Bulan Mengintip Pahala Allah Swt. Allah adalah Tuhan yang Maha Baik. Dia Tuhan yang tidak menyia-nyiakan ketaatan yang dilakukan oleh hamba-hamba-Nya. Dia adalah Tuan yang paling baik. Oleh karena itu Dia akan memberikan upah dan fasilitas yang terbaik bagi budak-budak-Nya, jika mereka taat dan mencintai-Nya. Apa yang diberikan oleh Allah sangat banyak, sangat besar, dan sangat indah, sehingga Dia tidak memberikan upahnya di sini. Dia telah menyiapkan tempat yang terbaik, terbesar, dan terindah. Itulah surga. Namun, di dunia Allah juga telah memberikan nikmat-nikmat-Nya sebagaimana nikmat-nikmat yang juga dinikmat oleh orang-orang kafir. Dan di akherat mereka akan mendapatkan kenikmatan yang berlipat-lipat, yang tidak akan bisa dibayangkan.

Surga adalah tempat bagi orang-orang yang beriman. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang patuh. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang bersabar. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang bersyukur. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang beramal shaleh. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang ridha menerima ketetapan dari Allah. Surga adalah tempat bagi orang yang mau menahan hawa nafsu. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang ikhlas dalam kebaikan-kebaikan yang dilakukannya. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang rindu kepada Rasulullah Saw. Surga adalah tempat bagi orang-orang yang rela berkorban demi menegakkan agama Allah dan tidak ragu untuk membantu sesamanya. Surga adalah tempat yang khusus dibuat untuk mausia-manusia yang memiliki hati yang bersih dan suci.

Ketika calon-calon penghuni surga itu telah masuk ke dalam surga dan melihat apa yang menjadi miliknya, maka mereka begitu bersyukur kepada-Nya. Mereka memuji-muji-Nya tiada henti. Mereka puas dengan segala kenikmatan yang diberikan Allah Swt. Mereka puas dengan semua hidangan-hidangan surga. Mereka puas dengan taman-taman surga. Mereka puas dengan sungai-sungai surga. Mereka puas dengan istana-istana surga. Mereka puas dengan bidadari-bidadari surga. Mereka puas dengan segala keindahan yang ada di dalamnya. Sungguh mereka akan kekal di dalamnya. Kekal dalam keninkatan dan kegembiraan yang tiada henti. Subhanallah.

Akan tetapi iblis dan nafsu telah berhasil menjerumuskan kebanyakan manusia dalam jurang kealpaan. Mereka lupa akan keindahan yang ada di sana, sehingga mereka memilih keindaha yang ada di sini. Mereka lupa akan kenikmatan yang ada di sana, maka mereka memilih kenikmatan yang ada di sini. Mereka lupa akan minuman-minuman yang ada di sana, maka mereka memilih minuman-minuman yang ada di sini. Mereka lupa akan makanan-makanan yang ada di sana, maka mereka memilih makanan-makanan yang ada di sini. Mereka lupa akan pakaian-pakaian yang ada di sana, maka mereka memilih pakaian-pakaian yang ada di sini. Mereka lupa akan perhiasan-perhiasan yang ada di sana, maka mereka memilih perhiasan-perhiasan yang ada d sini. Mereka lupa akan ada wanita-wanita cantik jelita di sana, maka mereka memilih wanita-wanita yang ada di sini. Mereka lupa akan rumah-rumah istana yang ada di sana, maka mereka memilih rumah-rumah sempit yang ada di sini.

Agar lebih merasakan keindahan pahala Allah di surga, mari kita membaca hikmah berikut ini,

 

[Aku ingin ribuan bidadri yang tersemok dan yang terseksi. Semoga Tuhan mengabulkan. Amin.]

 

Di dunia, Allah telah mencurahkan nikmat-nikmat-Nya kepada semua manusia, baik yang beriman maupun yang kafir. Akan tetapi, di akherat, Allah hanya mengkhususkan nikmat-Nya untuk orang-orang yang beriman. Di dunia, orang-orang kafir telah puas menikmati segala apa yang tersedia di dunia. Apa saja yang mereka inginkan mereka lakukan, mekipun terkadang hal itu dilarang. Apa yang mereka kehendaki akan mereka penuhi, meskipun terkadang hal itu termasuk yang diharamkan. Oleh karena itu, ketika hari kiamat telah tiba, mereka akan digiring menuju ke jurang neraka, dan mereka harus menerima apa yang telah ditetapkan atas mereka.

Adapun orang yang beriman, ketika timbul suatu keinginan dalam diri mereka, namun mereka mengetahui bahwa apa yang mereka inginkan itu termasuk yang dilarang, maka mereka mengurungkan keinginan itu karena takut kepada Allah Swt. Ketika mereka memiliki kehendak, tetapi mereka pernah mendengar bahwa kehendak itu termasuk diharamkan, maka mereka menahan kehendaknya demi mendapatkan ridha-Nya. Oleh karena itu, pada hari kiamat nanti, orang-orang yang beriman akan digiring ke pintu-pintu surga, dan membebaskan mereka untuk masuk ke dalamnya melewati pintu mana saja.

Begitu masuk ke dalam surga dan menyaksikan kenikmatan-kenikmatan yang diberikan Allah, mereka merasakan ketakjuban yang luar biasa, hingga tak henti-hentinya mereka memuji-muji Allah atas rahmat dan karunia-Nya. Tidak ada satu kenikmatan pun yang pernah mereka rasakan dan mereka lihat di dunia. Semua kenikmatan yang ada di surga adalah kenikmatan-kenimatan yang baru, yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Meskipun ada beberapa buah-buahan yang menyerupai buah-buahan surga, tetapi rasa dan baunya sangat jauh berbeda.

Mereka pun memasuki istana-istana tempat tinggal mereka. Masing-masing akan mendapatkan bagiannya sesuai dengan amal ibadahnya semasa hidup di dunia. Di dalam istana itu telah ada berbagai macam makanan yang sangat lezat yang tidak terjangkau oleh lidah-lidah dunia. Selezat dan semahal apapun makanan dunia, tidak akan bisa menyamai lezatnya makanan surga. Apa yang mereka inginkan, maka akan langsung ada dengan sendirinya. Ketika mereka ingin minum anggur, maka anggur itu akan segera datang. Ketika mereka ingin makan roti, maka roti itu akan muncul segera. Semua kenikmatan surga akan melayani mereka tanpa mereka merasa repot dan lelah sedikitpun, karena di alam surga memang tidak ada rasa lelah, Subhanallah!

Di dalam istana itu juga telah tersedia bidadari-bidadari yang siap melayani pemiliknya kapan saja. Jangan kita membayangkan bagaimana wajahnya?. Jangan kita membayangkan bagaimana bentuk matanya?. Jangan kita membayangkan bagaimana keindahan badan dan kulitnya?. Jangan kita membayangkan bagaimana harumnya aroma yang memancar dari badannya?. Jangan kita bayangkan bagaimana kelembutan suaranya?. Jangan kita bayangkan bagaimana hangatnya pelukannya?. Jangan bayangkan bagaimana indah cara jalannya?. Jangan bayangkan bagaimana eloknya perangai dan kesopananya?. Karena jika kita membayangkannya sekarang, maka kita tidak akan mencapai setitik pun dari bayangan mereka.

 

Allah berfirman,

كَذَلِكَ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ

Demikianlah, dan Kami berikan kepada mereka bidadari. (QS. Ad-Dukhan [44]: 54)

Allah berfirman,

مُتَّكِئِينَ عَلَى سُرُرٍ مَصْفُوفَةٍ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ

Mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. (QS. At-Thur [52]: 20)

Allah berfirman,

حُورٌ مَقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ

Bidadari-bidadari yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah. (QS. Ar-Rahman [55]: 72)

 

Allah berfirman,

جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ لَهُمْ فِيهَا مَا يَشَاءُونَ كَذَلِكَ يَجْزِي اللَّهُ الْمُتَّقِينَ

Surga ‘Adn, yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai. Di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (QS. An-Nahl [16]: 31)

 

Wallahu A’lam

 

Share.

Leave A Reply