Pesan Kanjeng Sunan Kalijaga Pada Umat Ahir Zaman

0

Para ulama dan wali-wali Allah pasti akan mengingatkan akan datangnya hari kiamat yanng tidak akan lama lagi. Diantara wali Allah yang meninggalkan pesan akan datanngnya hari kiamat adalah Sunan Kalijaga. Berikut Pesan Kanjeng Sunan Kalijaga, beliau menuliskannya dalam bait-bait yang mengandung isyarat-isyarat yang memiliki kandungan makna yang sangat dalam. Karena kepiawaiannya beliau dalam bersastra..

Yen pasar ilang kumandange…
Yen kali wis ilang kedunge…
Yen wong wadon wis ilang wirange…

Mlakuho topo lelono njajah deso milang kori,
Ojo nganti/ngasi bali yen durung bali patang sasi,
Golek wisik songko Sang Hyang Widhi…

Artinya :

> Yen pasar ilang kumandange…
Jika pasar sudah mulai hening. Maksudnya jika perdagangan sudah tidak dengan tawar-menawar, karena banyaknya mall dan pasar swalayan yang berdiri. Kata orang2 tua di tanah Jawa ini dahulunya semua pasar memakai sistem tawar menawar (ijab qabul), sehingga suaranya begitu keras terdengar dari kejauhan seperti suara lebah yang mendengung.

Ini bermakna tadinya adanya kehangatan dalam social relationship di masyarakat, tapi sekarang sudah hilang. Biarpun kita sering ke plaza atau ke supermarket ratusan kali, kita tidak saling kenal dengan pengunjung atau para pelayan dan cashier di tempat itu.

> Yen kali wis ilang kedunge…
Jika sungai sudah mulai dangkal sehinga hilanglah kedungnya. Jika sumber air sudah mulai kering. Maksudnya jika para alim ulama sumber ilmu sudah mulai wafat satu persatu, tanda ilmu mulai dicabut dari muka bumi. Sehingga orang tak berilmu menjadi pemimpin agama & dimintai fatwa. Maka ini alamat bahwa dunia mau
diQiamatkan Allah SWT.

Ulama ditamsilkan seperti air yang menghidupkan hati hati manusia yang gelap tanpa cahaya hidayah.

> Yen wong wadon wis ilang wirange…
Jika wanita sudah tidak punya rasa malu.
Sudah tidak mau berhijab dan lebih suka berpakaian minim dan suka selfi lalu d unggah k sosmed.
Menceritakan aib keluarga ke banyak orang.

> Mlakuho topo lelono njajah deso milang kori
Berjalanlah bertapa lelana. Artinya bermujahadah, susah payah dalam perjalanan ruhani, spiritual (suluk), riyadlah atau perjalanan fi sabilillah.

> Ojo nganti/ngasi bali yen durung bali patang sasi
Jangan pulang sebelum kembali 4 bulan/masa.

Golek wisik songko sang Hyang Widhi
Mencari petunjuk, ilham, hidayah dan kepahaman ruhani dari Dzat yang Maha Esa.

Baca : Pesan-pesan Abuya Muhammad Bin Alawi Almaliki

Pesan Sunan Kalijaga ini ditujukan kepada umat akhir jaman dengan sebelumnya menyebut tanda-tanda akhir jaman.
Dan saran beliau untuk melakukan pendekatan kepada Allah melalui perjalanan Ruhani (suluk) mencari petunjuk & hidayah dari-Nya.

Wallahu A’lam

Baca juga semua tentang :

Share.

Leave A Reply