Perintah Shalat Langsung Dari Allah Swt

0

Perintah Shalat Langsung Dari Allah SwtDalam peristiwa Isra’ Mi’raj, di setiap langit, Rasulullah bertemu nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad hingga sampai Langit ketujuh bertemu dengan Nabi Musa As. Dalam setiap perjalanan Nabi Muhammad diperlihatkan pemandangan-pemandangan yang menakjubkan, hingga dilihatkannya Surga dan Neraka. Biasanya Rasullah bertanya kemudian Malaikat Jibril menjelaskannya. Hingga akhirnya Rasul sampai di akhir perjalanan dengan tanpa ditemani oleh Malaikat Jibril, yaitu di Sidratil Muntaha, Hadirat Allah Swt.

Disana Muhammad diperintahkan segera membawa Amanah Allah untuk disampaikan kepada umatnya, yaitu shalat 50 waktu dalam sehari semalam. Ketika Rasul akan kembali dan melewati langit ke-tujuh beliau kembali bertemu dengan Nabi Musa As. “Wahai Muhammad, apa yang Engkau bawa dari Tuhanmu?” Kata Nabi Musa. Menjalankan Shalat 50 waktu dalam sehari semalam” Jawab Nabi Muhammad.

“Kembalilah Engkau pada Tuhanmu dan Mintalah keringanan, sebab umatmu tidak akan sanggup melaksanakannya” kata Nabi Musa. Nabi Muhammad pun kembali kehadirat Allah meminta keringanan. Allah pun meringankannya dan menjadi tinggal 45 waktu shalat. Ketika Rasul akan kembali, Rasul kembali bertemu dengan nabi Musa. Nabi Musa kembali bertanya pada Rasul, “Apa yang dikatakan Tuhanmu?” tanya Nabi Musa. “Allah telah memberikan keringanan untukku dan umatku, yaitu shalat 45 waktu” jawab Muhammad.

Kisah ini menceritakan, kemudian Nabi Muhammad Saw. mondar-mandir menghadap Allah untuk meminta keringanan shalat hingga akhirnya shalat hanya menjadi lima waktu.
“Bagaimana? Apakah Tuhanmu kembali memberi keringanan,?” tanya Nabi Musa, “Iya” jawab Muhammad. “Berapa?” tanta Nabi Musa, “Tinggal lima waktu” Jawab Rasul. “Kembalilah Engkau pada Tuhanmu dan mintalah keringanan lagi. Sungguh umatmu tidak akan kuat mengerjakannya” perintah Nabi Musa kepada Muhammad. Tapi, apa jawaban Nabi, “Wahai Nabi Musa, saya malu pada Tuhan. Saya telah ikhlas dan Ridha tentang apa yang diberikan Allah kepadaku dan umatku”

Akhirnya Nabi pun pulang dan membawa perintah untuk melaksanakan shalat lima waktu dalam sehari semalam, shalat Dzuhur, Asar, Maghrib, Isya, dan Subuh.

Share.

Leave A Reply