Pahala Shalat Tarawih Mulai Malam Pertama Sampai Malam Yang Terakhir

0

Pahala Shalat Tarawih Mulai Malam Pertama Sampai Malam Yang Terakhir. Shalat yang hanya ada di  bulan ramadhan adalah shalat tarawih. Setiap muslim dianjurkan oleh Allah untuk menghidupkan shalat sunnah tarawih sesuai dengan jumlah rekaat yang duanjurka oleh para ulama. Waktunya adalah setelah kita menjalankan shalat isya’.

Pahala-pahala yang diberikan Allah di bulan ramadhan ini sunggub besar dan berlipat-lipat tidak terkecuali pahala yang diberikan Allah kepada orang yang mau menjalankn ibadah shalat tarawih dengan baik. Setiap fadhilah dan pahala bukanlah tujuan hakiki dari ibadah seorang hamba, namun ia dapat dijadikan sebagai pemacu semangat untukl lebih meningkatkan upaya pendekaatan diri kepada Allah SWT.

Ibadah seorang hamba haruslah ditujukan untuk menjalanka perintah Allah agar Ia ridha kepadanya. Apabila Ia telah ridha kepada seorang hamba maka Ia akan memberikan pahala, derajar, dan kemuliaan yang berlipat ganda. Adapun orang yang hanya menitikberatkan ibadah hanya pada pahala maka justru itulah yang merusak kesempurnaan ibadah, sehingga akhirnya ia malah tidak mendapatkan pahalanya.

Salah satu kitab yang sering dikaji di pesantren-pesantern salaf di Indonesia adalah kitab Durrotun Nasihin. Kitab ini banyak membahas tentang fadhilahfadhilah dari suatu amal ibadah baik amal ibadah yang wajib maupun yang sunnah. Termasuk di dalamnya ada fadhilan shalat tarawih di bulan ramadhan . Bagi anda yang belum mengetahui fadhila shalat tarawih pasti penasaran. Beriku ini adalah fadhilah dari shalat tarawih yang kita kerjakan di bulan ramadhan mulia dari malam yang pertama sampai malam yang terakhir.

Keteranga dibawah ini di ambil dari kitab Durrotun Nasihin, Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata :  

Nabi Muhammad SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan.

Kemudian Beliau SAW menyampaikan :

Seorang Muslim yang melaksanakan Sholat Tarawih dari Malam Pertama hingga Malam Terakhir (Ke-29 atau 30), maka Fadhilah (Kebaikan) yg ALLOH sediakan baginya pada tiap malam adalah:

  1. Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
  2. Dan pada malam kedua, ia diampuni dan juga kedua orang tuanya (diampuni dosa-dosanya), jika keduanya mukmin.
  3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, karena ALLOH telah mengampuni dosamu yang telah lewat.”
  4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
  5. Pada malam kelima, ALLOH Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah (Nabawi) dan Masjidil Aqsha
  6. Pada malam keenam, ALLOH Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
  7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa AS dan kemenangan Beliau atas Fir’aun dan Haman.
  8. Pada malam kedelapan, ALLOH Ta’ala memberinya apa yang pernah ALLOH berikan kepada Nabi Ibrahin as
  9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada ALLOH Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi Muhammad SAW
  10. Pada Malam kesepuluh, ALLOH Ta’ala mengkaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
  11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
  13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
  14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka ALLOH membebaskannya dari Hisab pada hari kiamat.
  15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
  16. Pada malam keenam belas, ALLOH tetapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam Surga.
  17. Pada malam ketujuh belas, ALLOH berikan padanya pahala seperti pahala para Nabi.
  18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba ALLOH, sesungguhnya ALLOH ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”
  19. Pada malam kesembilan belas, ALLOH mengangkat derajat-derajatnya dalam Surga Firdaus.
  20. Pada malam kedua puluh, ALLOH memberikannya pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
  21. Pada malam kedua puluh satu, ALLOH membangunkan untuknya sebuah gedung dari cahaya.
  22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
  23. Pada malam kedua puluh tiga, ALLOH membangunkan untuknya sebuah kota di dalam surga.
  24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh 24 (duapuluh empat) doa yang dikabulkan.
  25. Pada malam kedua puluh lima, ALLOH Ta’ala membebaskannya dari azab kubur.
  26. Pada malam keduapuluh enam, ALLOH mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
  27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati Shiroth pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
  28. Pada malam keduapuluh delapan, ALLOH mengangkat baginya 1000 (seribu) derajat dalam surga.
  29. Pada malam kedua puluh sembilan, ALLOH memberinya pahala 1000 (seribu) haji yang diterima.
  30. Dan pada malam ketiga puluh, ALLOH berfirman :

“Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.”

Benar-banar fadhila Allah yang sangat agung yang hanya diberikan kepada hamba-hamba yang tulus ikhlas menjalankan ibadah shalat arawih semata-mata karena Alah SWT. Semoga kita semua mendapatkannya, Amiin

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply