Meresapi Curhat Gus Dur

0

Meresapi Curhat Gus Dur. Para ulama mengatakan bahwa keimanan seseorang dapat diukur dengan seberapa besar kerinduan seseorang kepada baginda nabi Muhammad SAW. Semakin rindu seseorang akan sosok pribadi nabi Muhammad, maka semakin besar imannya. Dan derajat orang yang beriman besar dengan yang beriman kecil tentu saja berbeda.

Dalam sebuah kesempatan Gus Dur pernah menuturkan: “ Nabi Muhammad itu tidak dikenang karena mempengnya (semangatnya) beliau beribadah. Nabi Muhammad itu tidak dikagumi karena kealimannya. Beliau ada di hati setiap kaum muslimin karena akhlak dan sikap welas asihnya. Ini yang bikin saya “iri” dengan Kanjeng Nabi. Mau gak ya kelak ketika saya sudah meninggal, kaum Muslimin berkirim fatihah kepada saya, walau hanya sekali saja?”

Kami pun tertunduk menahan haru yang luar biasa. Sesederhana ini harapan beliau. Mari kita kirimkan fatihah kepada beliau sebagai bukti kita mencintai dan mengenang beliau, sebab semua orang kelak akan dikumpulkan beserta orang-orang yang mereka cintai…

Ila ruhi Simbah Wali Kyai Haji Abdurrahman Wahid Al Marhum Wal Maghfurlah wa zawjatihi wa dzurriyahitihi wa furu’ihi wa silsilatihi wa muridihi wa muhibbihi ya Allah… wa muhibbihi ya Allah … wa muhibbihi ya Allah… syaiun lillahu lana wa lahum Al Fatihah…

Mari kita sebarkan kabar ini kepada pacinta Mbah Wali Gus Dur di seluruh penjuru dunia, kita genapi cita-cita beliau. Kita buktikan cinta kita kepada beliau dengan berkirim bacaan Surat Fatihah kepada beliau. Semoga kelak kita dikumpulkan beserta orang yang kita cintai. Amiin.

Wallahu A’lam.

 

Share.

Leave A Reply