Menjadi Penerus Dakwah Rasulullah SAW

0

Menjadi Penerus Dakwah Rasulullah SAW. Jadilah kita hamba-hamba yang berterimakasih kepada nabi Muhammad SAW. Salah satu cara berterimakasih kita kepada nabi Muhammad SAW adalah dengan meneruskan dakwah dan menegakkan syiar Islam. Mengikuti setiap langkah dan perbuatan nabi Muhammad SAW.

Apabila kita menyadari bahwa tiada detik kita kecuali akan dihisab oleh Allah SWT, maka tent kita akan menggunakan waktu kita untuk hal-hal yang baik, meskipun itu terlihat remeh dan kecil. Sungguh kebaikan itu tiada yang remeh di sisi Allah SWT. Dialah Dzat yang maha Besar yang akan memberikan pahala yang besar atas setiap kebaikan.

Dalam sebuah kesempatan Sulthonul Qulub Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa berpidato:

Hadirin – hadirat,
perindahlah hari – harimu untuk menjadikan dirimu sebagai orang – orang yang meneruskan perjuangan Nabi Muhammad Saw pada keluargamu, pada teman – temanmu dengan handphone, dengan ucapan, dengan tulisan, dengan apapun yang kau miliki. Jadikan hari – harimu matahari dan bulan menyaksikanmu sebagai orang yang membantu dakwah Sayyidina Muhammad Saw, jadikan bumi yang kau lewati saat ini mulai keluar dari tempat sampai ke tempat ini, sungguh Allah telah mengharamkan kaki yang melangkah menuju tempat ke jalan Allah diharamkan oleh Allah dari api neraka, Aamin.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,

مَنْ اغْبَرَّتْ قَدَمَاهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ

Rasul Saw bersabda barangsiapa yang berdebu (maksudnya melangkah) kedua kakinya menuju jalan Allah, majelis ta’lim, majelis dzikir, masjid, sholat jama’ah, tempat ibadah, silaturahmi islami, ziarah, dan tempat – tempat mulia lain, tempat – tempat menuju tempat ibadah adalah فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ maka kedua kakinya diharamkan oleh Allah dari api neraka.

Hadirin – hadirat, kalau sudah kedua kakinya diharamkan dari api neraka maka seluruh tubuhnya tiada akan masuk api neraka karena kaki tidak terlepas dari tubuh, demikian hadirin saat seluruh hamba dibangkitkan maka ketika tubuh akan masuk neraka, kaki yang akan diharamkan Allah masuk neraka tidak jadi buat dia masuk neraka. Kalau kaki sudah demikian termuliakan yang menuju tempat – tempat ibadah, lebih – lebih lagi jiwa yang menuju Allah, yang membantu Sayyidina Muhammad Saw.

Saat kau bangun sholat subuh, teman – temanmu sms barangkali belum bangun sholat subuh dan itu berhasil atau tidak, anda dapat pahalanya. Waktu sholat lainnya saling menasehati, ayo sholat, udah sholat, hadirin – hadirat, ucapan seperti itu harga yang tidak berarti buatmu tapi hal itu adalah juga membangkitkan syiar dari pada ucapan – ucapan yang tidak membawa pahala bahkan mungkin membawa dosa. Hadirin – hadirat, hal – hal yang remeh temeh seperti itu tidak kecil disaat kau sudah berada dibawah gundukan tanah.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah, Allah Swt berfirman :

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Siapakah yang ucapannya lebih indah dari orang yang mengajak kepada Allah? , dan beramal shalih dan berkata (mengakui bahwa) aku adalah orang muslim”. (QS Fusshilat 33)

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply