Melakukan Amal Ibadah Yang Paling Utama

0

Melakukan Amal Ibadah Yang Paling Utama.Tidak ada amal yang buruk, karena semua amal ibadah itu baik dalam pandangan Allah SWT. Akan tetapi ada amal-amal yang oleh Allah dilebihkan atas ibadah yang lain. Ada sesuatu dibalik amal yang diutamakan dimana hanya Allah yang tahu. Manusia hanya mendengarnya dari Rasulullah lalu menjalankannya dengan baik. Akan tetapi kita juga banyak menjumpai hadits yang berbeda-beda ketika menyebutkan amal ibadah yang paling utama.

Diriwayatkan ada sahabat yang bertanya kepada Rasulullah tentang amal apa yang paling utama, kemudian Rasulullah menjawab bahwa amal yang utama adalah berbakti kepada orang tua. Namun di kesempatan yang lain ketika ada sahabat lain yang bertanya tentang amal yang utama maka Rasulullah menjawab dengan amal yang lain. Mungkin kita dapat menyimpulkan bahwa keutamaan amal itu juga berkaitan dengan kondisi masing-masing orang. Apabila ia seorang yang pemarah maka amal yang utama adalah tidak marah. Jika ia seorang yang bakhil maka amalan yang utama baginya adalah bersedekah. Jika ia orang yang tidak berbakti kepada orang tua maka amalan yang utama baginya adalah berbakti kepada kedua orang tua, dst.

Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa pahala amal sesuai dengan kadar beban dan capek. Orang yang terbiasa marah sangat sulit untuk tersenyum dan menjadi pemaaf. Oleh karena itu memaafkan adalah hal tersulit baginya, sehingga itu menjaid amal yang utama baginya. Bersedekah bagi orang yang kikir itu sangat berat, sehingga sedekah menjadi ibadahnya yang paling utama. Puasa sunnah itu sangat berat bagi orang yang tidak bisa menahan nafsu makan, sehingga puasa baginya menjadi ibadah yang utama, dst.

Adapun hadits di bawah ini adalah hadits yang menyatakan bahwa ibadah yang paling utama adalah berimana kepada Allah, jihad di jalan Allah, dan haji mabrur. Iman kepada Allah tentu hal yang paling utama bagi seseorang. Amal ibadah apa pun atau kebaikan apa pun jika tidak di dasari dengn iman kepada Allah dan Rasulullah SAW maka akan terhapus dan tidak bernilai apa-apa. Oleh karena itu yang menjadi rukun pertama Islam adalah bersyahadat/bersaksi kepada adanya Allah dan Rasulullah SAW agar semua kebaikan bisa diterima-Nya. Iman juga hal utama yang akan mendorong amal ibadah seseorang, semakin besar iman seseorang maka semakin besar pula ibadahnya. Semakin seseorang percaya pada surga maka ia semakin bersemangat untuk mendapatkannya. Semakin seseorang percaya akan perjumpaan dengan Allah, para nabi, dan orang-orang sholeh maka ia semakin bersemangat untuk beramal tanpa merasa lelah, termasuk berjihad di jalan Allah dan melakukan ibadah haji dengan sempurna.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَل؟ُ قَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا؟ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا؟ قَالَ حَجٌّ مَبْرُورٌ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah ra berkata, “Bahwa Rasulullah Saw pernah ditanya, “Amal apa yang paling utama? ‘ Beliau menjawab, “(Yaitu) beriman kepada Allah.” Dia bertanya lagi, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Dia bertanya lagi, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Haji yang mabrur.” (HR. Muslim, hadits no 118)

Hikmah Hadits ;

  1. Bahwa iman kepada Allah Swt menempati ranking pertama, dalam amal-amal perbuatan yang paling utama dan paling dicintai oleh Allah Swt. Karena iman merupakan pondasi dan dasar, yang di atasnya tegak berbagai amalan lainnya. Oleh karenanya, hendaknya setiap kita senantiasa menjaga dan merawat iman, dengan senantiasa mengikuti pengajian pembinaan Iman dan Islam secara rutin, memiliki bi’ah islamiyah (lingkungan Islami) yang baik, serta menghindarkan diri dari segala amal perbuatan yang dapat merusak keimanan.
  2. Amalan utama lainnya yang dicintai Allah Swt adalah berjihad di jalan Allah, yaitu berjuang untuk menegakkan kalimatullah dalam segala aspeknya, (selain tentunya mencakup jihad dalam makna peperangan dalam rangka mengahadapi musuh2 Allah Swt), seperti diantaranya di bidang politik (dengan memperjuangkan aspirasi dan kemaslahatan umat di parlemen maupun di pemerintahan atau juga di sektor lainnya), ekonomi (dengan mengembangkan ekonomi dan kesejahteraan untuk umat), sosial kemasyarakatan (dengan menyebarkan nilai2 Islami dalam kehidupan sosial kemasyarakatan), dsb.
  3. Menempati urutan ketiga amalan yang paling utama dan dicintai Allah Swt berdasarkan hadits di atas adalah melaksanakan ibadah haji ke baitullah, dengan haji yang mabrur. Karena haji merupakan ibadah yang cukup berat dan memerlukan pengorbanan, baik dari aspek harta (dengan biaya yang besar, dan nafkah untuk keluarga yg ditinggalkan), fisik (dengan tenaga yg besar karena rangkaian panjang ibadah haji dan medan yang berat di tanah suci), hati (dengan keikhlasan, kesabaran, dan perasaan yang semata ditujukan kepada Allah Swt semata. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang2 yang mengamalkan perbuatan paling mulia dan dicintai oleh Allah Swt… Amiiin Ya Rabbal AlamiiinWallahu A’lam
Share.

Leave A Reply