Keutamaan Shaf Awal dan Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Shaf

0

Keutamaan Shaf Awal dan Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Shaf. Manusia cenderung menginginkan yang pertama dalam segala hal, karena mereka tahu bahwa pada posisi pertama terdapat kemuliaan dan keberuntungan. Dalam sebuah pertunjukan, kebanyakan orang akan memilih tempat duduk yang paling depan, karena dari tempat itu matanya akan lebih jelas menatap pertunjukannya. Dalam acara pembagian bantuan, orang akan memilih antre pada deretan terdepan, karena ia akan lebih cepat mendapatkan bantuan itu sehingga bisa dimanfaatkan segera. Dalam acara yang menyajikan berbagai macam hidangan dan makanan, orang-orang akan berrebut untuk mendapatkan yang pertama, karena yang pertama pasti akan mendapatkan makanan yang terbaik dan ia akan mendapatkan bagian yang banyak. Berbeda dengan orang yang terakhir, mungkin ia hanya mendapatkan sisa-sisa yang tidak utuh, atau bahkan ia tidak mendapatkannya sebab makanan telah habis.

Setiap orang ingin menjadi yang pertama dalam gelarnya, sehingga mereka berlomba-lomba untuk mencarinya, sehingga ia akan mudah naik pangkat dan mendapatkan gaji yang lebih banyak. Setiap orang ingin menjadi yang pertama dalam kekayaannya, sehingga mereka berlomba-lomba bekerja mati-matian dari pagi hingga tengah malam dan tak kenal lelah. Setiap orang ingin menjadi yang pertama dalam kekuasaannya, sehingga mereka berlomba-lomba untuk menyebarkan pengaruhnya sepanjang hari, demi mendapatkan kekuasaan yang diidam-idamkannya. Setiap orang ingin menjadi yang pertama dalam rumahnya, kendaraannya, pakaiannya, makanannya, dan segala fasilitas hidupnya.

Namun sungguh sayang, untuk menjadi yang pertama, kebanyakan manusia lalai kepada Tuhannya. Mereka hanya mencari yang pertama dalam kehidupan dunia, padahal dunia ini pada akhirnya akan hancur, dan yang pertamanya juga akan lenyap. Orang-orang melupakan untuk menjadi yang pertama dalam ketakwaannya. Mereka lupa untuk menjadi yang pertama dalam keimanannya. Mereka tidak berusaha mendapatkan yang pertama dalam ilmu agama. Mereka tidak mengejar posisi yang pertama dalam keshalehan. Mereka tidak berambisi untuk mendapatkan derajat yang tinggi di surga. Mereka tidak berniat untuk berkumpul dengan para nabi dan kekasih-kekasih Allah Swt.

Mereka lupa pada kewajiban shalat yang harus diutamakan dari segala sesuatu. Mereka tidak mengutamakan suara adzan ketika muadzzin menyerunya. Mereka tidak mengutamakan ibadah kepada Allah. Mereka tidak bersegera untuk melangkahkan kaki ke masjid untuk menerima limpahan rahmat. Mereka tidak mengerti keutamaan melangkahkan kaki ke masjid dan keutamaan pahala shalat berjama’ah. Mereka tidak mengetahui keutamaan Shaf (barisan) awal dalam shalat berjama’ah. Semoga kita bukan termasuk dari golongan mereka. Amiin.

Rasulullah Saw. telah menjelaskan tentang keutamaan-keutamaan Shaf awal dalam shalat berjama’ah. Inilah beberapa keutamaan Shaf awal:

  1. Dalam Shaf yang pertama terdapat pahala yang tersimpan di sisi Allah Swt.

Rasulullah Saw. bersabda, Sekiranya kalian mengetahui apa yang terdapat dalam Shaf yang terdepan, niscaya akan diadakan undian.

  1. Rasulullah Saw. telah memohon ampun dan berdoa kepada Allah Swt. untuk orang-orang yang berada di Shaf pertama

Diriwayatkan dari Abu Umamah Ra. bahwa ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya mendoakan orang-orang yang ada di Shaf pertama. Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah juga untuk orang-orang yang berada di Shaf kedua?’ Rasulullah bersabda, ‘Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya mendoakan orang-orang yang berada di Shaf pertama’ Mereka bertanya lagi, ‘Wahai Rasulullah, apakah juga untuk Shaf yang kedua?’ Rasul menjawab, ‘Dan untuk orang-orang yang berada di Shaf kedua’.

  1. Meluruskan Shaf adalah bagian dari kesempurnaan shalat

Rasulullah Saw. telah memerintahkan hal itu dalam sabdanya,

سَوُّوْا صُفُوْفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصُّفُوْفِ مِنْ تَمَامِ الصَّلاَةِ

Luruskanlah Shaf-Shaf kalian, sesungguhnya meluruskan Shaf-Shaf adalah bagian dari kesempurnaan shalat. (HR Bukhari, Muslim)

  1. Dalam upaya menyambung Shaf dan menutup celah-celah terdapat pahala yang besar

Rasulullah Saw. bersabda,

أَقِيْمُوْا الصُّفُوْفَ وَحَاذُوْا بَيْنَ الْمَنَاكِبِ وَسَدُّوْا الْخَلَلَ وَلِيْنُوْا بِأَيْدِي إِخْوَانِكُمْ وَلاَ تَذَرُوْا فُرَجَاتِ الشَّيْطَانِ، وَمَنْ وَصَلَ صَفًّا وَصَلَهُ اللهُ وَمَنْ قَطَعَ صَفَّا قَطَعَهُ اللهُ

Luruskanlah Shaf-Shaf kalian, lihatlah bahu-bahu (jama’ah lain). Tutuplah celah-celah, dan hendaklah kalian memperhatikan (isyarat-isyarat) saudara kalian, dan janganlah kalian membiarkan celah-celah untuk syetan. Barangsiapa yang menyambung Shaf-Shaf, maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskan satu Shaf, maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya.  (HR Ibnu Majah)

  1. Orang yang berusaha menyambung Shaf adalah sebaik-baik umat

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Ra. bahwa ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda,

خِيَارُكُمْ أَلْيُنُكُمْ مَنَاكِبَ فِى الصَّلاَةِ

Sebaik-baik diantara kalian adalah orang-orang yang paling lentur bahunya di dalam shalat. (HR Abu Dawud)

  1. Orang yang selalu menyambung Shaf adalah orang yang didoakan oleh Allah dan Malaikat

Diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Ra. bahwa ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda,

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ الصُّفُوْفَ

Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya mendo’akan orang-orang yang menyambung Shaf-Shaf. (HR Ibnu Khuzaimah, dalam kitab Shahihnya)

  1. Langkah-langkah kaki seorang muslim untuk menyambung Shaf merupakan langkah kaki yang paling besar pahalanya dan paling dicintai oleh Allah Swt.

Rasulullah Saw. bersabda,

وَمَا مِنْ خَطْوَةٍ أَعْظَمَ أَجْرًا مِنْ خَطْوَةٍ مَشَاهَا رَجُلٌ إِلَى فُرْجَةٍ فِى الصَّفِّ فَسَدَّهَا

Tidak ada satu langkah pun yang lebih besar dari pada langkah yang dilakukan oleh seorang yang menuju satu celah dalam satu Shaf, kemudian ia menutupnya. (HR al-Bazzar)

 

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply