Keutamaan Mengucapkan ‘Amin’ Di Dalam Shalat Berjama’ah

0

Keutamaan Mengucapkan ‘Amin’ Di Dalam Shalat Berjama’ahAllah Swt. menyuruh manusia untuk berkata-kata yang baik. Jika ia tidak bisa berkata-kata yang baik maka Allah menyuruhnya agar diam. Kata-kata yang baik tidak hanya akan membawa kebaikan pada diri orang yang berkata, tetapi ia juga akan menyebabkan kebaikan bagi orang yang mendengar. Berapa banyak orang yang bertaubat sebab ia mendengar kata-kata baik dari penceramah. Berapa banyak orang yang sukses sebab ia mendengar kata-kata baik dari motivator. Berapa banyak orang yang menjadi sadar dan mengerti setelah ia mendengar kata-kata baik dari orang yang berilmu.

Perkataan yang baik akan bermanfaat bagi pemiliknya. Orang yang suka berkata-kata baik akan dipanggil dengan sebutan orang yang baik. Ia akan disegani dan dihormati oleh orang lain. Ia akan senantiasa berada di tempat yang tinggi karena kata-katanya selalu dinantikan dan dirindukan. Dan di akherat nanti ia akan mendapatkan pahala yang berlipat. Banyaknya pahala sesuai dengan keikhlasannya dan banyaknya orang yang merasakan manfaat dari kata-katanya. Bayangkan, betapa besar pahalanya jika yang mendengar kata-kata baiknya sampai ribuan atau bahkan jutaan orang?

Bacaan dzikir adalah kata-kata baik, bacaan shalawat juga kata-kata baik, ayat-ayat al-Qur’an juga kata-kata baik. Semua itu adalah kata-kata yang terbaik yang seharunya mengisi kata-kata kita setiap hari. Sebab, kata-kata dzikir mengandung pengagungan kepada Allah, yang dengan itu Allah akan mengagungkan dan memuliakan kita. Kata-kata Shalawat mengandung doa memohon rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad, yang dengannya kita akan diberi rahmat dan diselamatkan. Dan kata-kata ayat al-Qur’an mengandung segala hal yang mengingatkan kita kepada kekuasaan Allah, yang dengan itu kita akan diingat dan dikasihi oleh-Nya.

Di dalam shalat kita membaca dzikir, shalawat, dan menghayati ayat-ayat al-Qur’an. Kita berdoa kepada Allah. Kita mengagungkan Allah Swt. Kita berkata-kata yang baik kepada Tuhan Yang Mahabaik. Itulah waktu berkata-kata yang terbaik yang menyebabkan turunnya rahmat dan anugerah Allah yang terbaik. Itulah waktu ketika seorang hamba berdiri mengagungkan Allah dengan Takbiratul Ihram. Kemudian dengan surat al-Fatehah, hamba memuji kepada Allah, Tuhan semesta alam. Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang. Tuhan Raja dan Penguasa hari kemudian. Lalu hamba berkata, bahwa hanya kepada Allahlah ia menyembah dan hanya kepada-Nya ia memohon pertolongan. Lalu hamba memohon agar ia diberi hidayah jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang diberi rahmat, dan bukan jalan orang-orang yang diadzab. Setelah itu ia berkata ‘amin’ bersama-sama dengan makmum lainnya dengan keyakinan penuh bahwa Allah akan mengabulkan doa dan permintaannya.

Rasulullah Saw. telah menerangkan di dalam haditsnya tentang keutamaan mengucapkan ‘amin’ di dalam shalat berjama’ah. Inilah beberapa keutamaannya:

  1. Kata ‘amin’ adaah salah satu keistimewaan umat Nabi Muhammad Saw. dimana umat-umat lainnya merasa iri dengan keistimewaan tersebut

Diriwayatkan dari Aisyah Ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda,

مَا حَسَدَتْكُمُ الْيَهُوْدُ عَلَى شَيْءٍ مَا حَسَدَتْكُمْ عَلَى السَّلاَمِ وَالتَّأْمِيْنِ

Orang-orang yahudi tidak pernah iri kepada kalian atas sesuatu apapun seperti mereka iri kepada kalian atas (karunia) ‘salam’ dan ‘amin’. (HR Ibnu Khuzaimah dalam kitab Shahihnya)

  1. Rasulullah merasa bangga dengan kata ‘amin’

Rasulullah Saw. bersabda, Sesungguhnya Allah telah memberikan kepadaku tiga hal; Yaitu telah memberiku shalat di dalam shaf-shaf, telah memberiku salam penghormatan (tahiyat), yang sesungguhnya salam itu adalah salam penghormatan penduduk surga, dan telah memberiku ucapan ‘amin’. Dia belum pernah memberikannya kepada seorang pun dari nabi-nabi sebelumku, kecuali Allah telah memberikannya kepada Harun, yaitu ketika Musa berdoa kemudian Harun mengucapkan ‘amiin’. (HR Ibnu Khuzaimah, dalam kitab Shahihnya)

  1. Mengucapkan ‘amin’ merupakan salah satu pintu ampunan

Rasulullah Saw. bersabda, Jika imam membaca ‘Ghoiril maghdlubi ‘alaihim wala adh-dhallin’ maka ucapkanlah oleh kalian ‘amiin’, karena sesungguhnya orang yang ucapannya itu bersamaan dengan ucapan para Malaikat, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. (HR Bukhari, Muslim)

  1. Ampunan Allah tidak hanya diberikan kepada orang yang mengucapkan ‘amin’ secara bersamaan dengan ucapan Malaikat, tetapi juga akan diberikan kepada orang yang berada di masjid saat itu.

Rasulullah Saw. bersabda, Maka sesungguhnya orang yang perkataannya sesuai dengan perkataan para Malaikat, maka orang yang berada di dalam masjid akan diampuni. (HR an-Nasa’i)

  1. Orang yang mengucapkan ‘amin’ doanya akan dikabulkan

Rasulullah Saw. bersabda, Maka ucapkanlah (oleh kalian) ‘amin’, niscaya Allah akan mengabulkan doa kalian.

Rasul juga bersabda, Tidaklah berkumpul sekelompok orang, kemudian sebagian dari mereka berdoa dan sebagian yang lain mengucapkan ‘amin’, kecuali Allah akan mengabulkan doa mereka. (HR Hakim)

 

Wallahu A’lam

 

Share.

Leave A Reply