Keutamaan Mendengarkan Adzan

0

Keutamaan Mendengarkan AdzanSetiap orang pasti pernah memanggil dan dipanggil. Orang akan memanggil orang lain ketika ia menginginkan sesuatu. Mungkin ia memanggil karena ingin memberikan sutau informasi, atau ingin memberi sesuatu atau meminta sesuatu. Apabila orang yang memanggil mendapatkan apa yang diinginkannya dari orang yang dipanggil, tentu ia akan senang. Lalu ia akan berbuat baik kepada orang yang dipanggil.

Orang yang dipanggil akan merasa senang jika ia tahu bahwa orang yang memanggilnya adalah orang yang baik, karena pasti ia akan memberi sesuatu yang baik. Orang akan senang jika dipanggil oleh teman yang baik. Orang akan senang dipanggil oleh atasan yang baik. Orang akan senang dipanggil oleh tetangga yang baik. Orang akan senang dipanggil oleh orang tua yang baik. Orang akan seang dipanggil oleh anak yang baik. Orang akan senang dipanggil oleh guru yang baik. Orang akan senang dipanggil oleh Kyai atau ustadz.

Di dalam hidup ini ada panggilan-panggilan yang membuat setiap orang senang mendengarnya dan bahkan menantikannya. Seperti, panggilan atas pekerjaan yang baru dilamarnya, panggilan atas kelulusannya, panggilan atas diterimanya cinta oleh sang kekasih, panggilan turun gaji, panggilan kenaikan jabatan, panggilan mendapat kiriman hadiah, panggilan orang yang akan menolongnya dari musibah, panggilan orang yang akan melunasi hutangnya, panggilan orang yang akan mengobati penyakitnya, dll. Itulah panggilan-panggilan yang akan membuat hati setiap orang merasa bahagia.

Apabila kita mau berfikir sejenak, sesungguhnya panggilan-panggilan kebahagiaan itu tidak datang dari manusia. Akan tetapi ia datang dari Sang Pencipta, sedangkan manusia hanya sebagai perantara. Pada hakekatnya bukan manusia yang memberi kabar gembira, tetapi Allahlah yang menurunkan kabar gembira. Pada hakekatnya bukan manusia yang memberi rezeki, tetapi Allahlah yang melimpahkan rezeki. Pada hakekatnya bukan manusia yang menolong, tetapi Allahlah yang menolong. Pada hakekatnya bukan manusia yang menyembuhkan, tetapi Allahlah yang menyembuhkan. Allah adalah adalah sumber dari segala kebaikan dan kebahagiaan.

Lalu Allah memanggil kita dengan suara adzan sang Mu’adzzin. Itulah panggilan dari Tuhan yang Mahabaik. Panggilan dari Tuhan yang Maha Menolong. Panggilan Tuhan yang Mahasayang. Panggilan Tuhan Yang Maha Pengampun. Panggilan Tuhan yang Maha Memberi rezeki. Panggilan Tuhan yang Maha Menyembuhkan. Panggilan Tuhan yang Maha Menyelamatkan. Itulah panggilan yang paling indah. Itulah panggilan yang paling menyenangkan. Itulah panggilan yang paling menyelamatkan.

Sebagai hamba yang baik tentu kita akan segera menjawab panggilan Allah dengan hati yang tulus, ikhlas, ridha, dan bahagia. Kita akan menghentikan segala aktivitas, lalu kita mendengarkan panggilan-Nya dengan menghayati setiap bacaannya. Karena sungguh di dalam mendengarkan adzan itu ada kebahagiaan yang hakiki, kemuliaan yang sejati, dan rahmat yang tiada henti.

Rasulullah Saw. telah menjelaskan kepada kita tentang keutamaan-keutamaan mendengarkan adzan yang sangat agung. Inilah beberapa diantara keutamaan mendengarkan adzan:

  1. Orang yang menjawab adzan akan mendapatkan surga

Dari Umar bin Khattab, Rasulullah Saw. bersabda, “Jika seorang Mu’adzzin berkata, ‘Allahu Akbar’ (Allah Maha Besar) kemudian salah seorang diantara kalian menjawab, ‘Allahu Akbar’. Dan jika Mu’adzzin mengucapkan, ‘Asyhadu an laaila ha illallah’ (aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah) kemudian orang itu menjawab, ‘Asyhadu an laaila ha illallah’. Dan jika Mu’adzzin berkata, ‘Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah’ (aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah) orang itu berkata, ‘Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah’. Dan jika Mu’adzzin berkata, ‘Hayya ‘ala as-Shalaah’ (mari menunaikan shalat) orang itu menjawab, ‘laa haula walaa quwwata illa billah’ (tiada daya dan kekuatan kecuali kekuatan Allah). Dan jika Mu’adzzin berkata, ‘Hayya ‘ala al-Falaah’ (mari menuju kebahagiaan) orang itu menjawab, laa haula wa la quwwata illaa billah (tiada daya dan kekuatan kecuali kekuatan Allah). Dan jika Mu’adzzin berkata, ‘Allahu Akbar’ kemudian ia menjawab, ‘Allahu Akbar’. Dan jika Mu’adzzin berkata, ‘laa ila ha illallah’ ia menjawab, ‘laa ila ha illallah’ dari dalam lubuk hatinya, maka ia akan masuk surga”. (HR Muslim)

Rasulullah Saw. juga bersabda,

مَنْ قَالَ مِثْلَ مَا قَالَ هَذَا يَقِيْنًا، دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Barangsiapa yang mengatakan seperti yang dikatakan oleh Mu’adzzin dengan yakin, maka ia akan masuk surga. (HR an-Nasa’i, Kitab Sunan an-Nasa’i)

  1. Akan mendapatkan syafa’at Nabi Muhammad Saw.

Dari Abdullah bin Amr bin Ash, Ra. bahwa ia mendengar Rasulullah Saw. bersabda, “Jika kalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh Mu’adzzin. Kemudian bacalah shalawat untukku, karena barangsiapa yang membaca shalawat untukku dengan satu kali shalawat, maka Allah akan membaca shalawat untuknya 10 kali. Kemudian mintalah kepada Alah agar aku diberi Washilah. Karena sesungguhnya Washilah itu adalah satu tempat di surga yang tidak dihuni kecuali seorang hamba saja, dan aku berharap akulah orangnya. Maka barangsiapa yang meminta kepada Allah agar aku diberi Washilah, maka ia berhak mendapatkan syafa’at”. (HR Muslim, Dawud, Tirmidzi)

  1. Doanya akan dikabulkan

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar Ra. bahwa seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah, ‘wahai Rasulullah, sesungguhnya para Mu’adzzin mengungguli (pahala) kami’, Maka Rasululllah Saw. bersabda, “Katakanlah seperti yang Mu’adzzin katakan. Jika kamu telah selesai, mintalah kepada Allah, niscaya permintaanmu itu akan dikabulkan”. (HR Abu Dawud, an-Nasa’i)

  1. Waktu antara Adzan dan Iqamah adalah waktu yang Mustajab (doa-doa akan dikabulkan)

Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad Ra. Ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, “Ada dua waktu dimana doa hamba tidak akan ditolak; Yaitu ketika diserukan Iqamah untuk shalat, dan ketika seseorang berada di barisan Jihad di jalan Allah”.

 

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply