Keutamaan Memberi Manfaat Dan Berbuat Baik Kepada Orang Lain

0

Keutamaan Memberi Manfaat Dan Berbuat Baik Kepada Orang LainSesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bersabar. Ketika seseorang mampu bersabar ketika sedang ditimpa musibah, maka Allah akan mencintainya. Ketika seseorang mampu bersabar ketika kehilangan sesuatu atau orang yang dicintainya, maka Allah akan mencintainya. Ketika seseorang mampu bersabar dari kemiskinan dan kekurangan harta, maka Allah akan mencintainya. Ketika seseorang mampu bersabar dari penghinaan dan perendahan dari orang lain, maka Allah akan mencintainya. Ketika seseorang mampu bersabar untuk tetap istiqamah menjalankan ibadah, maka Allah akan mencintainya. Ketika seeorang bersabar untuk menahan diri dari melakukan maksiat, maka Allah akan mencintainya.

Seringkali manusia membutuhkan bantuan orang lain untuk bisa bersabar. Untuk bersabar dalam istiqamah menjalankan ibadah, maka ia membutuhkan orang shaleh yang terus menemani dan orang alim yang terus membimbingnya. Untuk bisa bersabar dari kekurangan harta maka ia membutuhkan orang yang membantu meringankan beban hidupnya. Untuk bisa bersabar dari penghinaan, seseorang membutuhkan orang baik yang peduli dan membesarkan hatinya dengan menasehatinya bahwa kedudukan manusia itu sama dimata Allah, dan yang membedakan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain adalah ketakwaannya. Dan untuk bisa bersabar dari kehilangan, seseorang membutuhkan orang yang menghiburnya, lalu menasehatinya bahwa pada hakekatnya semuanya berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Bahwa apa yang terjadi merupakan bagian dari takdir Allah yang harus dan pasti terjadi. Dan meskipun takdir itu terasa pahit pada awalnya, pasti ada hikmah yang terasa manis pada akhirnya.

Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui segala sesuatu. Sesungguhnya Allah mengetahui siapa orang-orang yang mau menolong saudaranya ketika ia berada dalam kondisi yang sulit. Allah mengetahui siapa yang membantu saudaranya ketika ia sangat membutuhkan uluran tangan. Allah juga mengetahui siapa yang menjenguk saudaranya yang sedang bersedih lalu menghiburnya. Allah juga mengetahui siapa yang meringankan beban hidup dan mencarikan jalan keluar dari persoalan hidup yang sedang dihadapi oleh saudaranya. Allah juga mengetahui siapa yang mengorbankan kepentingan dirinya karena mengedepankan kepentingan saudaranya. Dan kepada orang-orang baik ini, Allah telah menyiapkan balasan yang sangat agung.

Rasulullah Saw. telah menjelaskan tentang keutamaan-keutamaan orang yang mau memberikan manfaat kepada saudaranya. Inilah beberapa keutamaannya:

  1. Orang yang memberi manfaat kepada orang lain adalah makhluk yang paling dicintai oleh Allah Swt.

Rasulullah Saw. bersabda,

الْخَلْقُ عِيَالُ اللهِ، فَأَحَبُّهُمْ إِلَى اللهِ أَنْفَعُهُمْ لِعِيَالِهِ

Semua makhluk adalah keluarga Allah. Dan yang paling dicintai oleh Allah diantara mereka adalah yang paling bermanfaat bagi keluarga-Nya. (HR Al-Bazzar, Thabrani)

  1. Manusia yang terbaik adalah yang paling memberi manfaat bagi orang lain.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas Ra., dari Nabi Muhammad Saw. bahwa beliau bersabda,

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

  1. Orang yang memberi manfaat kepada orang lain akan selamat dari adzab Allah di hari kiamat nanti.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar Ra. ia berkata, bahwa Rasulullah Saw. bersabda,

إِنَّ لِلهِ عَزَّ وَجَلَّ خَلْقًا خَلَقَهُمْ لِحَوَائِجِ النَّاسِ، يَفْزَعُ إِلَيْهِمُ النَّاسُ فِى حَوَائِجِهِمْ، أُولَئِكَ الْآمِنُوْنَ مِنْ عَذَابِ اللهِ

Sesungguhnya Allah Swt. memiliki sejumlah makhluk (orang) yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusia, dimana banyak manusia akan meminta bantuan kepada mereka (untuk memenuhi kebutuhannya). Mereka adalah orang-orang yang selamat dari adzab Allah. (HR Thabrani)

  1. Orang yang memberi manfaat untuk orang lain akan dibuatkan untuknya, mimbar yang terbuat dari cahaya di hari kiamat nanti.

Diriwayatkan dari Katsir bin Abdullah bin Umar bin Auf Al-Mazani, dari ayahnya, dari kakeknya Ra. bahwa ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda,

إِنَّ لِلهِ عِبَادًا خَلَقَهُمْ لِحَوَائِجِ النَّاسِ آلى –أى حلف- عَلَى نَفْسِهِ أَلاَّ يُعَذِّبَهُمْ بِالنَّارِ، فَإِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ وُضِعَتْ لَهُمْ مَنَابِرُ مِنْ نُوْرٍ يُحَدِّثُونَ اللهَ تَعَالَى وَالنَّاسُ فِى الْحِسَابِ

Sesungguhnya Allah memiliki sejumlah hamba yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusia. Dia telah bersumpah kepada diri-Nya sendiri, bahwa Dia tidak akan menyiksa mereka di neraka. Jika datang hari kiamat, maka akan dibuatkan untuk mereka, mimar-mimbar (yang terbuat) dari cahaya, dimana mereka akan berbicara dengan Allah pada saat manusia sedang dihisab. (HR Ibnu Hibban)

  1. Allah akan mengampuni dosa-dosa orang yang gemar memberi manfaat untuk orang lain, dan ia akan dibebaskan dari dua hal; Yaitu bebas dari sifat kemunafikan dan bebas dari api neraka. (HR Al-Mundziri, dalam kitab Al-Arba’in)
  2. Allah akan menolong orang yang memberi manfaat orang lain, untuk melewati Sirath.

Diriwayatkan dari Aisyah Ra. bahwa ia berkata, Rasulullah saw. bersabda,

مَنْ كَانَ وُصْلَةً لِأَخِيْهِ الْمُسْلِمِ إِلَى ذِى سُلْطَانٍ فِى مَبْلَغِ بِرِّ أَوْ تَيْسِيْرِ عَسِيْرٍ أَعَانَهُ اللهُ عَلَى إِجَازَةِ الصِّرَاطِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِنْدَ دَحْضِ الْأَقْدَامِ

Barangsiapa yang menghubungkan saudaranya kepada orang yang bisa memberinya suatu manfaat, maka Allah akan menolongnya untuk mneyeberangi Sirath pada hari kiamat, pada saat kaki-kaki akan tergelincir. (HR Thabrani, Ibnu Hibban)

  1. Berbuat baik merupakan sedekah yang paling utama

Diriwayatkan dari Samrah bin Jundub Ra. ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda, ‘Sebaik-baik sedekah adalah sedekah dengan lisan’. Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan sedekah dengan lisan?’ Rasulullah menjawab, ‘Yaitu syafa’at (pertolongan), yang dengannya kamu dapat melepaskan tawanan, atau dapat menyuntikkan darah, atau dapat mendatangkan kebaikan untuk saudaramu, atau dapat menjauhkannya dari sesuatu yang tidak disukainya. (HR Thabrabi, kitab Makarim Al-Akhlak)

  1. Berbuat baik kepada orang lain akan menolak berbagai macam penyakit, dan menjauhkannya dari kejelekan dan bencana.

Diriwayatkan dari Muawiyyah bin Haidah, bahwa Rasulullah Saw. bersabda, Sesungguhnya sedekah yang dikeluarkan secara sembunyi-sembunyi dapat memadamkan kemarahan Allah. Berbuat baik kepada orang lain dapat menjaganya dari kejelekan. Dan silaturrahim dapat menambah umur dan dapat menghilangkan kefakiran. Perbanyaklah membaca ‘Laa haula wala quwwata illa billah’, karena sesungguhnya bacaan itu adalah salah satu harta simpanan di surga, dan di dalamnya terdapat obat untuk setiap penyakit, yang paling ringan adalah rasa sedih. (HR Thabrani)

  1. Orang yang berbuat baik kepada orang lain akan mendapatkan pahala yang lebih utama dari pada pahala shalat sunnah, puasa sunnah, dan sedekah. (HR Abu Dawud, Tirmidzi)

 

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply