Keutamaan Membangun Masjid Dan Keutamaan Berjalan Menuju Masjid

0

Keutamaan Membangun Masjid Dan Keutamaan Berjalan Menuju MasjidAllah adalah Tuhan Yang Mahakaya. Dia berhak mengkayakan siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan hak Allah atas orang yang diberi kelapangan rezeki adalah bersyukur kepada-Nya. Barangsiapa yang bersyukur kepada-Nya maka Ia akan menambahkan nikmat-Nya. Dan barangsiapa yang kufur maka ia akan berhadapan dengan adzab-Nya. Salah satu ekspresi syukur adalah dengan menggunakan kekayaan yang diberikan Allah untuk membangun masjid.

Membangun masjid merupakan salah satu jenis dari Shadaqah Jariyah yang diperintahkan Allah Swt. Allah Swt. telah menyiapkan pahala yang agung bagi yang mau melaksanakannya dengan hati yang ikhlas. Pahala Shadaqah Jariyah tidak hanya diperoleh ketika seseorang masih hidup, tetapi setelah meninggalnya pahalanya akan terus mengalir. Maka beruntunglah orang-orang yang memiliki harta yang dibelanjakan di jalan Allah Swt.

Allah adalah Dzat yang paling mulia, sehingga rumah Allah (baca: masjid) tentu tempat yang paling mulia. Barangsiapa yang membangun tempat yang mulia maka Allah pasti akan memuliakannya, dunia dan akherat. Bagaimana bukan tempat yang mulia? Bukankah masjid adalah tempat melaksanakan shalat lima waktu (yang merupakan ibadah yang paling mulia)? Bukankah di dalamnya diselenggerakan kegiatan-kegiatan yang mulia seperti mengaji, berdzikir, bershalawat, berdakwah pendidikan, bersilaturrahim, perayaan-perayaan keagamaan, dll.?. Bahkan Karena begitu agungnya kemuliaan masjid, Allah akan memberikan pahala besar kepada hamba-hamba-Nya sebelum mereka masuk ke dalamnya, yaitu ketika mereka melangkahkan kakinya menuju ke arahnya.

Sungguh detik waktu itu sangat mahal. Sungguh umur sesaat itu amat bernilai. Sungguh langkah kaki itu sangat berharga. Jangan sampai kita dijadikan golongan manusia-manusia yang tidak mau bersyukur kepada-Nya dengan menyia-nyiakan waktu dan umur kita, sehingga kita akan melangkahkan kaki kita ke tempat-tempat maksiat. Melangkahkan kaki ke tempat maksiat berarti melangkahkan kaki menuju neraka jahannam, menuju adzab-Nya yang pedih, menuju penyesalan, menuju kehancuran dan kebinasaan. Na’udlubillahi min dzalik.

Jadilah orang yang berakal, dengan mensyukuri kaki lalu melangkahkannya menuju surga. Menuju surga berarti melangkahkan kaki karena ingin menolong orang yang memerlukan pertolongan, melangkahkan kaki untuk menjenguk orang sakit, melangkahkan kaki untuk bersilaturrahim, melangkahkan kaki untuk berta’ziyah, melangkahkan kaki untuk berziarah ke makam orang-orang shaleh, melangkahkan kaki untuk mengunjungi orang-orang shaleh, melangkahkan kaki menuju majlis ta’lim, melangkahkan kaki menuju majlis dzikir, melangkahkan kaki menuju masjid-masjid Allah Swt, dst.

Rasulullah Saw. telah menjelaskan kepada kita mengenai keutamaan-keutamaan membangun masjid dan melangkahkan kaki menuju masjid. Inilah beberapa dintara keutamaannya:

  1. Orang yang membangun masjid akan dibangunkan masjid untuknya di surga

Rasulullah Saw. bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا يَبْتَغِى بِهِ وَجْهَ اللهِ، بَنَى اللهُ لَهُ مِثْلَهُ فِى الْجَنَّةِ

Barangsiapa yang membangun sebuah masjid karena mengharap ridha Allah, maka Allah akan membangun untuknya seperti yang telah ia bangun di dalam surga. (HR Bukhari, Muslim)

  1. Orang yang membangun masjid akan dibangunkan istana di surga

Rasulullah Saw bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا يُذْكَرُ فِيْهِ اسْمُ اللهِ، بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

Barangsiapa yang membangun masjid yang di dalamnya disebut nama Allah, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga. (HR Ibnu Majah)

  1. Pahala yang diterima oleh orang yang membangun masjid akan terus mengalir

Dari Abu Hirairah Ra., Rasulullah Saw. bersabda,

إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ، عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَّرَهُ أَوْ وَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ أَوْ مُصْحَفًا وَرَّثَهُ أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ أَوْ بَيْتًا لِإِبْنِ السَّبِيْلِ بَنَاهُ أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِى صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ تَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ

Sesungguhnya diantara amal-amal baik seseorang yang menyusulnya setelah ia mati adalah: Ilmu yang telah ia ajarkan dan sebarkan, anak shaleh yang ia tinggalkan, mushaf yang telah ia wariskan, masjid yang telah ia bangun, rumah untuk para musafir yang ia bangun, sungai yang telah ia alirkan, sedekah yang telah ia keluarkan ketika ia masih sehat. Semua itu akan menyertainya setelah ia mati. (HR Ibnu Majah)

 

Keutamaan Berjalan Menuju Masjid

  1. Akan diangkat derajatnya oleh Allah

Rasulullah Saw. bersabda, Shalatnya seseorang dengan berjama’ah akan dilipatgandakan pahalanya dari pada shalatnya sendirian dengan 25 derajat. Hal itu apabila ia berwudhu dengan memperbagus wudhunya, kemudian ia keluar menuju masjid (yang tidak ada tujuan lain) kecuali shalat. Maka tidaklah ia melangkah dengan satu langkah, kecuali diangkat baginya satu derajat dan dihapus darinya satu dosa. Apabila ia sedang shalat maka Malaikat-Malaikat akan terus mendoakannya selama ia masih berada di tempat shalatnya. Para malaikat itu berkata, ‘ya Allah berilah rahmat kepadanya. Ya Allah, sayangilah dia’. (HR Bukhari, Muslim)

  1. Akan dibangunkan rumah di surga

Rasulullah Saw. bersabda,

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ أَوْ رَاحَ، أَعَدَّ اللهُ لَهُ فِى الْجَنَّةِ نُزُلاً كُلَّمَا غَدَا أَوْ رَاحَ

Barangsiapa yang pergi ke masjid maka Allah akan menyiapkan baginya tempat tinggal di surga, setiap kali ia pergi. (HR Bukhari, Muslim)

  1. Akan mendapatkan cahaya di hari kiamat

Rasulullah Saw. bersabda,

بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِى الظُّلْمِ إِلَى الْمَسْجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid, berupa cahaya yang sempurna di hari kiamat (HR Abu Dawud, Tirmidzi)

  1. Akan mendapatkan naungan Rahmat Allah

Rasulullah Saw. bersabda,

الْمَشَّائُوْنَ إِلَى الْمَسْجِدِ فِى الظُّلْمِ أُولَئِكَ الْخَوَّاضُوْنَ فِى رَحْمَةِ اللهِ

Orang-orang yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid adalah orang-orang yang mendapatkan naungan rahmat Allah Swt.

 

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply