Keberuntungan Adalah Memiliki Hati Yang Mencintai Nabi Muhammad Dan Keturunan-Keturunanya

0

Keberuntungan Adalah Memiliki Hati Yang Mencintai Nabi Muhammad Dan Keturunan-Keturunanya. Manusia yang soleh pasti memiliki perasaan cinta dan rindu kepada baginda Rasulullah SAW. Dan orang yang mencintai Rasulullah pasti mencintai keturunan-keturunannya. Barangsiapa yang belum merasakan cinta kepada mereka semua hendaknya ia segera memperbaiki hidupnya sebelum ajal menjemput.

Sayyidi Habib Muhammad al-Haddar: Jika Allah memberkati kamu dengan rasa cinta kepada-Nya, cinta kepada Rasul-Nya dan cinta kepada ahlul beit Rasulullah SAW,  ini adalah keberkahan yang sangat besar bagi kalian. Karena kalau Allah tidak menyukai seseorang, Allah akan menghapus rasa cintamu kepada orang orang sholeh dari hatimu..

Imam al-Syafi’i RA meskipun memiliki derajat keilmuan yang sangat tinggi berkata:

أُحِبُّ الصَّالِحينَ و لَسْتُ مِنْهُمْ لَعَلِّي أَنْ أَنَالَ بِهِمْ شَفَاعَةْ

وأَكْرَهُ مَنْ بِضَاعَتُهُ المَعَاصِي و إِنْ كُنَّا سَوَاءً في البِضَاعَةْ

Aku mencintai para sholihin dan aku bukan salah satu dari mereka, mungkin (dgn mencintai mereka) aku bisa mendapatkan syafaat mereka,
Aku tidak menyukai orang yang tidak taat, meskipun kami termasuk golongan yang sama

لَوْ شُقَّ صَدْرِي لَبَدا وَسْطَهُ سَطْرَانِ قَدْ خُطَّا بِلا كَاتِبِ

الشَّرْعُ و التَّوْحِيدُ في جَانِبٍ و حُبُّ أَهْلِ البَيْتِ في جَانِبِ

إِنْ كُنْتُ فِيما قُلْتُهُ كَاذِباً فَلَعْنَةُ اللهِ على الكَاذِبِ

Jika dadaku di belah, akan didapati dua garis didalamnya yang bukan digambarkan oleh manusia siapapun. Hukum syariah dan ketauhidan Allah disatu sisi serta kecintaanku kepada ahlul beit Rasulullah disisi lainnya. Jika aku berbohong dengan apa yang kukatakan ini, maka semoga Allah melaknat kebohongan ini.

Abu Dzarr RA, salah satu sahabat agung Rasulullah saw pernah berdiri didepan pintu ka’bah setelah menyelesaikan ibadah haji, beliau berkata kepada jamaah yang berada disekitarnya,’aku Abu Dzarr sahabat nabi, kedua telingaku ini mendengar nabi bersabda ” ahli beitku adalah seperti bahtera Nabi Nuh AS, siapa saja yang menumpanginya akan selamat, dan bagi yang tidak akan tenggelam”..

Wallahu A’lam

 

Share.

Leave A Reply