Keajaiban Pahala Dan Adab-Adab Sedekah

0

Keajaiban Pahala Dan Adab-Adab Sedekah. Allah berfiman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (٢٦١)الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ لا يُتْبِعُونَ مَا أَنْفَقُوا مَنًّا وَلا أَذًى لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. dan Allah Maha luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Al-Baqarah: 261-262).

Makna Umum

Agama Islam sangat menekankan kepada kaum muslimin agar membangun masyarakan islami di atas pondasi tolong menolong, bekerja sama, dan menjunjung tinggi sikap jujur diantara anggotanya. Di dalam ayat ini Allah Swt. menganjurkan kepada hamba-hamba-Nya agar menginfakkan sebagian hartanya untuk orang-orang yang membutuhkan, dan kemaslahatan umum seperti masjid, madrasah, dan rumah sakit.

            Allah Swt. memberikan sebuah perumpamaan kepada kaum muslimin akan pahala seperti apa yang akan mereka dapatkan ketika mereka menginfakkan harta mereka. Allah berfirman bahwa satu sedekah yang diinfakkan oleh seorang muslim dengan ikhlas mengharap ridha Allah, pahalanya akan berlipat-lipat yang mana diibaratkan dengan sebuah benih padi yang akan menghasilkan banyak biji ketika musim panen tiba. Sebuah biji akan menumbuhkan tujuh tangkai, dan setiap tangkai akan menghasilkan seratus biji, sehingga sebuah biji dapat menghasilkan tujuh ratus biji bahkan lebih sesuai dengan kadar keikhlasan orang yang berinfak. Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang Mahaluas pemberiannya dan Maha Mengetahui hati hamba-hamba-Nya.

            Kemudian ayat selanjutnya menjelaskan adab umum yang harus diperhatikan oleh orang-orang yang akan berinfak, sehingga barang yang diinfakkan buahnya dapat dipetik dan dirasakan baik di dunia maupun di akhirat. Orang-orang yang ingin bersedekah dan berinfak hendaknya menjaga dan menghormati perasaan orang-orang yang diberi dengan tidak menyombongkan diri dihadapan mereka atau menyakiti hatinya dengan perkataan yang tidak enak didengar.

Sesungguhnya orang-orang yang menginfakkan hartanya dengan ikhlas dan menjaga adab-adabnya akan diberi pahala dan tempat yang mulia baik di dunia maupun di akhirat. Mereka tidak akan merasakan ketakutan pada saat kebanyakan orang merasakan ketakutan akan dahsyatnya hari kiamat. Mereka juga tidak akan merasa sedih dan menyesal atas harta yang ia lepaskan, karena ternyata amalnya akan menghindarkannya dari neraka dan memasukkannya ke dalam surga.

Pelajaran Yang Dapat Dipetik

  1. Hendaknya seorang muslim gemar melakuan infak, karena Allah akan memberikan pahala yang besar atas ibadah infak yang dilakukan dengan ikhlas dan istiqomah
  2. Larangan untuk menyakiti perasaan orang-orang yang diberi infak dengan perkataan yang kotor atau menyombongkan diri dihadapan mereka. Karena disamping akan meyebabkan murka Allah, hal itu akan menghilangkan pahala infak dan sedekah.

Share.

Leave A Reply