Janganlah Berangan-Angan Untuk Cepat Naik Ke Maqam Yang Tinggi, Fokuslah Hanya Pada Dzikir

0

5 tingkatan jiwa manusia disebut dengan istilah latho’if. Ke-lima latho’if itu adalah: kalbu, ruh, sir, khofi, dan akhfa. Ketika seorang murid terus-menerus berdzikir, ia akan mengalami peningkatan maqam. Perpindahan dari maqam satu ke maqam berikutnya akan terasa didalam dadanya. Ia akan merasakan adanya angin sejuk yang merasuk ke dalam kalbu. Disamping itu ia juga akan merasakan kenikmatan yang luar biasa.

Adapun yang termasuk adab seorang murid adalah ia tidak boleh memindahkan dirinya sendiri ke maqom selanjutnya. Sebaiknya ia menyerahkan segalanya kepada Allah SWT. Biarlah Dia yang memindahkannya dari maqom rendah ke maqom yang lebih tinggi. Adab yang lain diantaranya adalah bersabar.

Ia tidak boleh terlalu bernafsu untuk mendapatkan tingkatan yang lebih tinggi. Ia harus menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Hal ini sangatlah sulit, karena tabiat manusia selalu ingin yang lebih tinggi dan lebih baik. Ia merasa bangga jika melihat dirinya lebih baik dari yang lain. Jika demikian, berarti ia belum mampu untuk beradab. Adab adalah engkau ridlo dan pasrah pada kehendak dan keputusan Allah SWT.

Oleh karena itu, kita sering menjumpai para wali Allah yang selalu menuduh dirinya sendiri. Ia selalu melihat bahwa orang lain itu lebih tinggi derajatnya dari pada dirinya. Ia selalu memuji Allah SWT segala nikmat yang diberikan. Agar dapat sampai pada derajat yang tinggi, manusia dituntut untuk melakukan riyadloh (tirakat) dan mujahadah (kerja keras). Akan tetapi hanya sedikit yang mau melakukannya. Kebanyakan manusia justru membiarkan nafsunya tumbuh menguasai akalnya. Na’udlubillahi min dzalik.

Syekh Ali Jum’ah, At-Thariq ila Allah

 

 

 

 

Share.

Leave A Reply