Inilah, Rahasia Penciptaan Unta

0

Salah satu binatang yang diperintahkan Allah untuk diamati dan kepada mereka yang meragukan keesaan-Nya adalah unta. Allah berfirman:

“Apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana unta diciptakan?”. (QS. Al-Ghasyiah ayat 17)

Unta adalah binatang yang unik. Unta arab yang hidup di Afrika, mempunyai satu punuk yang berbeda dengan unta yang hidup di bagian tengah benua Asia. Yang ini mempunyai dua punuk, berkaki lebih pendek dan bulunya lebih panjang daripada unta Arab. Unta Arab yang hidup di padang pasir dilengkapi Allah dengan kaki yang lebar dan tebal sehingga dapat tegak diatas padang pasir.

Dari bentuk lahiriyahnya, unta benar-benar memiliki potensi untuk menjadi kendaraan di wilayah gurun pasir. Matanya terletak pada bagian kepala yang agak tinggi dan agak ke belakang, ditambah dengan dua lapis bulu mata yang melindunginya dari pasir dan kotoran.

Lubang hidungnya dapat tertutup sehingga menjadi celah-celah kecil bila angin kencang meniupkan pasir. Telinganya dikelilingi oleh rambut dengan maksud yang sama. Maka apabila badai pasir bertiup kencang, kedua lubang hidung itu akan tertutup dan kedua telinganya akan melipat ke tubuhnya, meski bentuknya kecil dan hampir tak terlihat. Sedangkan kakinya yang panjang membantu mempercepat geraknya. Ini seimbang dengan lehernya yang panjang pula. Telapak kakinya yang lebar seperti sepatu, berguna untuk memudahkan berjalan di atas pasir yang lembut.

Unta juga mempunyai daging tebal di bawah dadanya dan bantalan-bantalan pada persendian kakinya yang memungkinkan duduk di atas tanah yang keras dan panas. Pada sisi-sisi ekornya yang panjang, terdapat bulu yang melindungi bagian-bagian belakang yang lembut dari segala macam kotoran.

Pada musim dingi kemampuan unta lebih istimewa lagi, dimana saat itu unta tidak membutuhkan air. Bahkan unta dapat bertahan hidup  tanpa minum selama dua bulan berturut-turut, apabila makanan yang dimakannya segar dan berair. Dan selama dua minggu berturut-turut jika makanannya kering. Unta juga dapat menahan haus saat terik musim panas selama satu atau dua minggu. Pada saat seperti itu, dia akan kehilangan lebih dari sepertiga berat badannya. Kemudian bila menemukan air, unta segera meminumnya dalam jumlah yang sangat banyak untuk mengembalikan berat badannya semula dalam waktu beberapa menit saja.

Air yang diminum unta tidak disimpan di lambungnya, melainkan di sela-sela badannya. Air itu digunakan dengan sangat hemat, maka dari itu unta tidak pernah terengah-engah, tidak pernah bernafas dengan mulutnya dan tidak mengeluarkan keringat dari kulitnya kecuali dalam jumlah yang sangat sedikit. Hal itu dikarenakan suhu tubuhnya yang sangat rendah pagi hari, kemudian mulai meninggi perlahan-lahan sebelum dia perlu mengeluarkan keringat untuk menyegarkan dan menurunkan suhu tubuhnya kembali.

Meski unta kehilangan air dalam jumlah yang cukup banyak, setelah mengalami kehausan yang cukup panjang, tekanan darah unta sama sekali tidak terpengaruh kecuali dalam batas-batas tertentu saja. Maka  dari itu, unta tidak akan mati karena kehausan. Lebih dari itu, lemak yang ada di punuk unta merupakan tempat menyimpan kekuatannya yang dapat menjaganya dari rasa lapar.

Unta dikenal juga dengan sebutan binatang yang jujur. Ia tidak akan beristirahat untuk menghindar dari beban yang berat, tetapi akan terus melangkah hingga akhir daya yang dimilikinya. Walaupun dia besar, tetapi ia tunduk dan mau diatur walau oleh anak kecil. Dan walau manfaatnya demikian besar, namun biaya pemeliharaannya sangat sedikit.

Apakah kita akan menduga bahwa tidak ada Pencipta yang menetapkan sikap dan kemampuan itu kepada unta? Mustahil dimengerti jika itu tercipta dengan sendirinya, atau ada secara kebetulan. Pasti Penciptanya Maha Agung. Dia adalah Allah SWT. Wallahu a’lam.

Dari Berbagai Sumber

Share.

Leave A Reply