Hukum lagu Dan Mengidolakan Penyanyi

0

Hukum lagu Dan Mengidolakan Penyanyi. Industri musik semakin melaju pesat setiap harinya. Lagu dan penyanyi bermunculan tak terbendung,memasuki sendi-sendi kehidupan manusia. Sehingga seolah-olah manusia tidak bisa terlepas dari musik dan penyanyi. Masing-masing mereka pun memiliki lagu favorit dan mengidolakan penyanyi tertentu.

Hukum lagu seperti hukum berbicara. Apabila lagu tersebut berisi kata-kata yang baik maka hukumnya halal, namun jika mengandung hal-hal yang tidak baik apalagi mengumbar syahwat maka hukumnya haram. Pada dasarnya hukum lagu halal, akan tetapi hal-hal yang muncul akibat lagu tersebut yang menjadikan hukum lagu tidak halal.

Lagu cinta haram, karena melegalkan hubungan antar dua jenis manusia (pacaran) sebelum menikah, demikian pula kebanyakan lagu dangdut yang mengumbar hawa nafsu. Pertunjukan musik yang disertai kemaksiatan haram hukumnya, sebaliknya apabila jenis lagunya halal dan pertunjukan terjaga dari kemaksiatan maka hukumnya halal.

Hukum Mengidolakan Penyanyi

Hukum mengidolakan artis tergantung dua sebab, pertama: kenapa ia diidolakan, kedua: dampak yang ditimbulkan. Mengacu pada prinsip fiqhul ma-al. (hukum berdasarkan akibat yang ditimbulkan)

Menganalisa kasus yang terjadi akhir-akhir ini tentang mengidolakan seorang penyanyi yang kemudian menimbulkan perbuatan maksiat, bisa dinyatakan hukum mengidolakannya haram. Pengharaman ditinjau dari dua sisi, pertama: sebab mengidolakannya haram, yaitu melantunkan lagu yang berisikan hal-hal yang haram, kedua: dampak yang ditimbulkannya berupa perzinahan.

Solusi Islami

Mengidolakan seseorang timbul karena pihak yang mengidolakan mempunyai kecenderungan yang sama dengan pihak yang diidolakan, Ia mendapatkan apa yang diinginkan dalam diri sang idola. Pecinta sepakbola mengidolakan Ronaldinho bukan karena ketampanannya, akan tetapi karena keindahan permainan sepakbolanya.

Masalah mengidolakan adalah masalah pembentukan nilai-nilai yang ada dalam diri manusia. Pembentukan nilai-nlai adalah tugas dari pendidikan. Agar nilai yang terbentuk adalah nilai-nilai Islami maka yang dibutuhkan adalah pendidikan Islam. Membentengi anak kita dengan Nilai-nilai Islami, menjamin bahwa anak kita tidak akan mengidolakan pelantun lagu-lagu haram. Anak kita pun tercegah dari dampak negativnya. Hal ini membutuhkan keberanian dan ketegasan para orang tua.

Wallahu a’lam

 

Share.

Leave A Reply