Falsafah Hidup Jawa

0

Falsafah Hidup Jawa. Hidup ini bukanlah main-main. Setiap manusia yang dihidupkan oleh Allah akan bertanggung jawab kepada yang menciptakannya, baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal dunia. Berikut beberapa falsafah jawa yang bisa dijadikan petunjuk di dalam menjalan hidup.

  1. URIP IKU URUP
    [Hidup itu nyala, hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita]
  2. MEMAYU HAYUNING BAWANA, AMBRASTA DUR HANGKARA
    [Harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak]
  3. SURA DIRA JAYA JAYANINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
    [Segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar]
  4. NGLURUK TANPA BALA, MENANG TANPA NGASORAKE, SEKTI TANPA AJI-AJI, SUGIH TANPA BANDHA
    [Berjuang tanpa perlu membawa massa, Menang tanpa merendahkan/ mempermalukan, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan/kekuatan/kekayaan/ keturunan, Kaya tanpa didasari hal2 yg bersifat materi]
  5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
    [Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri, Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu]
  6. AJA GUMUNAN, AJA GETUNAN, AJA KAGETAN, AJA ALEMAN
    [Jangan mudah terheran-heran, Jangan mudah menyesal, Jangan mudah terkejut dgn sesuatu, Jangan kolokan atau manja]
  7. AJA KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
    [Janganlah terobsesi atau terkungkung dengan kedudukan, materi dan kepuasan duniawi]
  8. AJA KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, AJA CIDRA MUNDAK CILAKA
    [Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka]
  9. AJA MILIK BARANG KANG MELOK, AJA MANGRO MUNDAK KENDHO
    [Jangan tergiur oleh hal2 yg tampak mewah, cantik, indah dan jangan berfikir gamang/plin-plan agar tidak kendor niat dan kendor semangat]
  10. AJA ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
    [Jangan sok kuasa, sok besar/kaya, sok sakti].
  11. ALANG ALANG DUDU ALING ALING , MARGINING KAUTAMAN.
    [Persoalan persoalan dlm kehidupan bukan penghambat , jalannya kesempurnaan].
  12. SOPO WERUH ING PANUJU sasat SUGIH PAGER WESI.
    [Dalam kehidupan siapa yg punya Cita2 luhur, jalannya seakan tertuntun].

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply