Dosa Besar Dan Dosa Kecil (Hikmah Ke-Limapuluh)

0

لاَ صَغِيْرَةَ إِذَا قَابَلَكَ عَدْلُهُ، وَلاَ كَبِيْرَةَ إِذَا وَاجَهَكَ فَضْلُهُ

Tidak ada dosa kecil jika dihadapkan pada sifat adilnya Allah, dan tidak ada dosa besar jika dihadapkan pada sifat mulianya Allah

Tidak ada yang namanya dosa kecil, tetapi semua dosa adalah besar jika dihadapkan dengan sifat adilnya Allah. Sesungguhnya sifat adilnya Allah jika telah berlaku bagi orang yang dibenci-Nya, maka seluruh kebaikannya akan terhapus dan dosa-dosa kecilnya akan berubah menjadi besar -karena Allah akan menyiksanya atas semua dosa sampai dosa yang terkecil sekalipun-.

Dan tidak ada yang namanya dosa besar jika dihadapkan dengan sifat mulianya Allah. Sesungguhnya sifat mulianya Allah jika telah berlaku pada orang yang dicintai-Nya, maka seluruh keburukannya akan terhapus dan berganti dengan kebaikan.

Imam as-Syadzili pernah berdo’a, “ya Allah jadikanlah keburukan kami seperti keburukan orang-orang yang Engkau cinta, dan janganlah Engkau jadikan kebaikan kami seperti kebaikan orang-orang yang Engkau benci”. Hal ini karena sebanyak dan sebesar apapun kebaikan, tidak akan memberi manfaat apa-apa jika dihadapkan pada sifat marahnya Allah. Sebaliknya, keburukan sebesar apapun tidak membahayakan jika dihadapkan pada sifat cinta dan sayangnya Allah.

Syekh Abdul Majid, Syerhu Kitabil Hikam

Share.

Leave A Reply