Dengan Siwak Dua Air Liur Yang Mulia Itu Bersatu

0

Dengan Siwak Dua Air Liur Yang Mulia Itu Bersatu. Banyak kita membaca kisah-kisah para ulama atau orang-orang sholeh ketika bersama dengan keluarganya di dalam rumah mereka. Dan ketika kita membacanya terkadang tak tersa air mata telah mengalir membasahi pipi. Tetapi terkadang kita juga senyum-senyum sendiri. Membaca kisah-kisah mereka sungguh membuat hati menjadi sejuk dan pikiran menjadi segar.

Apabila dengan membaca kisah dan cerita para pewaris nabi Muhammad hati kita mnjadi tentram, lalu bagaimana jika kita membaca kisah Rasulullah ketika bersama dengan istri dan keluarganya.

Al-Habib Jindan bin Novel bin Salim Jindan dalam sebuah kesempatan mengatakan: Ketika Rasulullah saw dalam kondisi sakratul maut, Rasulullah saw melirik sayidina Abdurahman bin Abu Bakar As Siddiq (adik kandung sayidatuna Aisyah).

Rasulullah saw melirik sesuatu yang dibawa sayidina Abdurahman bin Abu Bakar, yaitu siwak yg masih baru. sayidah aisyah berkata, “yaa rasulullah, engkau ingin siwak yg dibawa Abdurahman?”, Rasulullah menggangukkan kepalanya, lalu sayidatuna Aisyah memanggil adiknya, “ya Abdurahman, kesini berikan siwakmu padaku”, lalu sayyidatuna Aisyah memberikannya kepada Rasulullah saw.

Rasulullah pun memakai siwak itu, tetapi nampak keras sebab siwak itu masih baru. Sayidah Aisyah pun berkata, “ya Rasulullah, nampaknya engkau begitu sulit memakainya, sini biar aku lembutkan dahulu”.

Lalu siwak itu digigit oleh sayyidatuna Aisyah sampai lembut dan diberikannya kepada Rasulullah saw. Rasulullah pun memakai siwak yang dihaluskan tersebut sampai beliau menghadap Allah swt.

Sayidatuna Aisyah berkata, “sungguh bersama siwak yang aku haluskan itu, air liurku telah menyatu dengan air liurnya Rasulullah saw”

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply