Dari Mana Seseorang Bisa Mendapatkan Ilmu Tarekat?

0

Setiap orang dapat mengetahui ilmu thoriqoh dengan belajar dari kitab-kitab. Dengan membaca kitab, ia dapat mengerti tingkatan-tingkatan jiwa / ruh / nafsu manusia, jenis-jenis cahaya yang datang sebagai akibat dari dzikir, makna futuh, dan makna bahwa Allah adalah tujuan dari segalanya.

Setiap orang dapat membaca kitab-kitab tasawuf sampai ia memahami dan mengerti betul apa itu thoriqoh. Pengetahuan mengenai thoriqoh akan banyak membantu sang murid untuk memahami sesuatu. Sehingga ia akan menjadi semakin beradab kepada gurunya, dirinya, manusia, alam, dan kepada Allah ‘azza wajalla.

Ilmu adalah ilmu dan pengetahuan adalah pengetahuan. Akan tetapi, praktek dari ilmu itu lebih baik dari pada hanya sebatas ilmu. Dengan melakukan praktek langsung, sang murid akan merasakan sendiri pengaruhnya dan ia akan mengetahui dengan sendirinya.

Barang siapa yang mengetahui ia akan memperoleh hasil. Pada suatu ketika seorang sahabat berkata kepada Rasulullah SAW, “wahai Rasulullah, sekarang aku telah benar-benar beriman”, nabi menjawab, “apa buktinya, karena sesungguhnya segala sesuatu harus memiliki bukti, jadi apa hakekat / bukti kebenaran imanmu?”,

Ia menjawab, “aku telah berlepas diri dari dunia, sehingga aku gemar melakukan bangun malam dan berpuasa di siang hari. Dan seolah-olah aku bisa menyaksikan ‘arsy Allah yang maha agung. Aku juga seakan-akan bisa melihat penduduk surga yang saling berkunjung, dan penduduk neraka yang merasakan pedihnya adzab Allah”. Kemudian nabi berkata, “engkau sudah tahu (mencapai maqom ma’rifat), teruslah menjaga istiqomah”.

Orang yang mengetahui dan bisa merasakan kenikmatan dzikir serta kelezatan berfikir tidak sama dengan orang yang mengetahui thoriqoh hanya melalui kitab. Orang yang menyaksikan anwar (cahaya-cahaya), ketersingkapan asror (rahasia-rahasia), dan merasa hidup bersama Allah SWT di dalam maqom-maqom taubat, tawakkal, ridlo, dan pasrah tidak sama dengan orang yang hanya mendengarnya lalu mempercayainya dan tidak pernah mencoba mempraktekkannya.

Kesimpulannya, bahwa pengetahuan mengenai thoriqoh dapat diperoleh dengan membaca buku ataupun pengamalan suluk.

Syekh Ali Jum’ah, At-thariq ila Allah

 

Share.

Leave A Reply