Curahkanlah Seluruh Cintamu Hanya Kepada Nabi Muhammad SAW

0

Curahkanlah Seluruh Cintamu Hanya Kepada Nabi Muhammad SAW. Cinta bisa mengubah segalanya. Karena cinta, seseorang akan mendapatkan laknat, dan karena cinta pula seseorang akan mendapatkan rahmat. Mana yang akan kita pilih, laknat ataukah rahmat.?

Tidak ada dalam kamus cinta manapun, yang berani mengatakan bahwa cinta itu mudah tanpa rintangan. Kita bisa melihat bagaimana sepasang kekasih yang sedang bercinta dan mabuk asmara, seperti qays dan layla-nya, adakah mereka takut kematian ?
sama sekali tidak!

Lalu kenapa masih banyak yang menjerumuskan dirinya ke dalam dunia percintaan semu, alasannya adalah mereka pernah menikmati asiknya bercinta.
Kita bisa bayangkan, betapa hal itu cinta yang penuh syahwat terus bergelora pada mereka yang dilanda asmara,rela berkorban nyawa hanya untuk memperjuangkan cintanya.

Lantas bagaimana Cinta itu kepada sang Kekasih Allah Ta’ala ??

Jadi jangan heran, kepada Sahabat Bilal yang tidak pernah senang dan tenang setelah di tinggal kekasih hatinya (yaitu Rasululla,s.a.w) Jangan heran kepada sahabat-sahabat Sayyidina,Abu Bakar, Utsman dan Ali, serta para sahabat-sahabat Nabi yang lainnya, yang pasang badan, rela berkorban walaupun harus mati, karena Nyawa mereka terlalu murah hanya untuk mendapatkan cinta itu.

Itulah bahasa Cinta Saudara-saudariku,
Para pecinta Rasulullah,s.a.w tidak akan dibiarkan tenang/senang oleh orang-orang munafik, mereka akan berusaha terus mencoba mencari sela, kelemahan apabila perlu dalil-dalil untuk bertaklid guna menjauhkan Cinta Ummat ini kepada Rasulullah,s.a.w.

Lagi-lagi, itulah kekuatan dari bahasa Cinta Saudara-saudariku,
Sekarang ini adalah keputusanmu untuk memilih kepada siapa yang seharusnya dan lebih layak kita cintai,
Buktikan Cintamu!

Dari Anas radhiyallahu’anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah beriman salah seorang di antara kalian sampai dia menjadikan aku lebih dicintainya daripada anak, orang tua dan seluruh umat manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jadi jelas bukan?
Bahwa keimanan tidak menjadi sempurna sampai Rasul lebih dicintainya daripada seluruh makhluk. Tidak akan diragukan lagi kecintaan makhluk kepada al-Khaliq (Allah Ta’ala) jika seseorang sudah bisa memenuhi hatinya kepada cinta terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Apa sih rahasia para pecinta Nabi tetap tegar penuh kekuatan mempertahankan cintanya walau pun mereka dihina,di caci maki, di olok-olok,
Mereka orang-orang sholeh hanya menjawab cobaan cintanya dengan membalas dengan bahasa cintanya:
دَ عُوْ نِي دَ عُـوْ نِي أُنَاجِي حَبِيْبِي * وَلاَ تَعْذُ لُوْنِي فَعَذْ لِي حَرَامْ
Tinggalkan daku sendiri, Tinggalkan daku sendiri untuk memanggil kekasihku.
Jangan kau halangi aku, Jangan kau halangi aku dari sesuatu yang utama ini.

Saudara-saudariku,
Hari ini adalah hari jum’at, maka Perbanyaklah membaca shalawat dan salam kepada Junjungan kita, semoga tulisan ini bisa menjadi motivasi cintamu:

فائدة عظيمة وأجرها أعظم
Faedah yang besar&pahalanya agung
ًيقول ابن عطاء الله السكندري رحمه الله تعالى;
Berkata Ibnu ‘Athoillah As-Sakandarii semoga Allah Ta’ala merahmati beliau
من فاته كثرة الصيام والقيام،
Barang siapa yang kehilangan memperbanyak puasa sunnah&ibadah
فليشغل نفسه بالصلاة على رسول الله ﷺ
Maka hendaknya dia menyibukkan dirinya dengan sholawat kepada Rasulullah s.a.w
فإنك لو فعلت في عمرك كل الطاعات،
Maka sesungguhnya engkau,jika engkau melaksanakan semua ketaatan-ketaatan didalam umurmu
ثم صلى الله عليك صلاة واحدة،
Kemudian Allah Ta’ala bersholawat (memberikan kelembutan-Nya)terhadap dirimu satu sholawatan(satu kelembutan)saja
رجحت تلك الصلاة الواحدة على كل ما عملته في عمرك كله من جميع الطاعات
Niscaya satu sholawat Allah itu akan lebih berat/lebih besar jika dibandingkan atas apa-apa yang telah engkau laksanakan didalam umurmu dari seluruh ketaatan-ketaatan
لأنك تصلي على قدر وسعك
Karena sesungguhnya engkau bersholawat sesuai kadar kelapangan/kemampuanmu
و هو سبحانه و تعالى يصلي على قدر ربوبيته
Dan dia Allah maha suci-Nya&maha tinggi-Nya kedudukan-Nya,bersholawat(memberikan rahmat&kelembutan-Nya) sesuai kadar keTuhan-nan
هذا إذا كانت صلاة واحدة، فكيف إذا صلى عليك عشرا؟
Ini jika ada satu sholawat saja,maka bagaimana jika Allah bersholawat kepadamu sepuluh kali???
Wallahu A’lam

 

Share.

Leave A Reply