Buat jajan, bayar mahal tidak sayang. Buat buku, bayar murah sayang. Padahal buku itulah jajanan dunia, dan kunci jajanan surga

0

Buat jajan, bayar mahal tidak sayang. Buat buku, bayar murah sayang. Padahal buku itulah jajanan dunia, dan kunci jajanan surga.

Akal yang sehat adalah anugerah dan salah satu nikmat Allah yang terbesar. Dengan Akal yang sehat manusia akan bisa memberdakan mana yang baik dan mana yang buruk, sehingga ia akan mengambil yang baik. Dengan akal sehat manusia bisa memilih mana makanan yang enak dan mana yang tidak, sehingga ia akan memilih makanan yang enak. Dengan akal, manusia bisa mengetahui mana yang kotor dan mana yang bersih, sehingga ia akan memilih yang bersih. Dengan akal, manusia akan bisa membedakan mana yang asli dan mana yang palsu, sehingga ia memilih yang asli. Dengan akal, manusia bisa mengetahui mana yang cantik dan mana yang jelek, sehingga ia akan memilih yang cantik. Dengan akal, manusia bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga ia akan memilih yang benar. Akal sehat adalah penunjuk jalan manusia menuju kebahagiaan.

Namun, ternyata akal yang sehat saja tidaklah cukup bagi orang yang ingin mendapatkan kebahagiaa yang hakiki. Akal yang sehat harus diberdayakan dan dimanfaatkan dengan memberinya nutrisi ilmu. Ilmu yang masuk akan membantu akal untuk menemukan kebenaran yang lebih akurat. Kebenaran adalah apa yang dianggap benar oleh Allah Swt. Dan jika hidup manusia senantiasa berada dalam kebenaran dan sesuai dengan kehendak Allah maka Ia akan meridhai kita. Dan apabila Allah telah meridhai kita, maka kita akan dicintai lalu kita akan mendapatkan rahmat-Nya.

Ilmu harus dicari, dan untuk mendapatkannya manusia harus dekat kepada orang-orang yang berilmu. Apabila kita dekat dengan mereka maka kita akan mendengarkan apa-apa yang mereka katakan, dan saat itulah transfer ilmu sedang berlangsung. Semakin kita berdekatan dengan orang-orang yang berilmu maka kita akan mendapatkan lebih banyak ilmu. Dan dengan ilmu yang banyak kita bisa lebih banyak mencapai apa yang menjadi keinginan dan tujuan kita yang utama, yaitu mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akherat.

Namun, terkadang kondisi menghendaki seseorang untuk berada di lingkungan yang jauh dari orang-orang yang berilmu. Sehingga ia akan kesulitan untuk mendapatkan ilmu karena terhalang oleh biaya dan jarak yang sangat jauh. Pada zaman dahulu para pencari ilmu benar-benar terdorong untuk mencari ilmu hingga menempuh jarak sampai berbulan-bulan perjalanan. Hal itu tidak lain karena perintah Allah untuk mencari ilmu yang wajib hukumnya. Dan orang yang mau melaksanakna perintah Allah pasti akan dimuliakan-Nya.

Bagi para pecinta ilmu, ilmu adalah mutiara. Bahkan ilmu tidak bisa dihargai dengan apa pun di dunia ini. Karena ia adalah jalan menuju keberuntungan yang tiada akhir, kebahagiaan yang kekal abadi, dan kenikmatan yang tak terbatas. Oleh karena itu seberat dan sesulit apa pun rintangannya akan mereka hadapi dengan kesabaran dan keikhlasan.

Namun, saat ini zaman telah berubah. Allah telah memudahkan manusia dalam mencari ilmu. Orang-orang yang berilmu terdorong untuk menuliskan ilmunya dalam sebuah buku. Sehingga kapanpun dan dimanapun kita mau, kita bisa menbacanya. Orang-orang yang berilmu yang tinggal di Negara-negara yang jauh dengan Negara tempat kita tinggal, bisa kita baca bukunya. Dewasa ini percetakan buku dan penerbit telah menjamur dan terus meneritkan buku dalam jumlah yang besar setiap tahunya. Buku yang telah dicetak kemudian ada yang diterjemahkan kedalam berbagai bahasa, hingga tersebarlah ke banyak negara.

Sekarang ini untuk mendaptkan ilmu, kita hanya tinggal membeli buku dengan harga yang tidak mahal. Berbagai macam ilmu telah tersedia di dalam buku-buku itu. Hal ini jauh sangat murah jika dibandingkan dengan ongkos para pencari ilmu zaman dahulu yang sampai menghabisakan waktu berhari-hari perjalanan, dan ilmu yang didapatkannya hanya sedikit. Semoga kita termasuk orang-orang yang memanfaatkan kemudahan ilmu di zaman ini dengan banyak membaca buku.

Allah berfirman,

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Mujaadilah [58]: 11)

 

Wallahu A’lam

 

Share.

Leave A Reply