Buah Delima Untuk Fatimah Az-Zahra

0

Buah Delima Untuk Fatimah Az-ZahraSuatu ketika Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah Saw. jatuh sakit dan beliau meminta kepada suaminya, Sayidina Ali agar dibelikan buah delima di pasar. Atas rasa cintanya kepadanya, Sayidina Ali segera pergi kepasar untuk membeli buah delima untuk istrinya.

Setelah mendapatkan buah tersebut dia segera kembali ke rumah. Di jalan, dia bertemu dengan seorang pengemis dan meminta buah tersebut. Dikarenakan isterinya juga menginginkan buah delima tersebut, akhirnya buah tersebu di bagi dua.Yang kini ada di tangannya hanya setengah dari buah delima untuk istrinya. Lalu beliau melanjutkan perjalanan kembali kerumah. Lagi-lagi ada seorang pengemis yang sangat kelaparan mengharapkan bantuan dari Sayidina Ali. Dikarenakan rasa sayangnya yang besar terhadap sesama, maka diberikanlah buah delima tersebut yang seharusnya dia berikan untuk istrinya.

Akhirnya Sayidina Ali kembali kerumah dengan tangan hampa tanpa membawa buah yang di inginkan oleh istrinya. Setibanya dirumah, diceritakanlah kejadian tersebut sehingga dia tidak membawa buah yang diinginkannya. Sedangkan, dikamarnya Rasulullah didatangi oleh Malaikat Jibril As, yang memberitakan apa yang telah dilakukan oleh Sayidina Ali tersebut. Dan ditangannya Jibril As telah membawa 10 buah-buahan dari surga sebagai pengganti buah yang telah di berikan oleh Sayidina Ali kepada pengemis tadi.

Nabi pun memanggil salah seorang sahabatnya, yaitu Abu Said al-Khudri Ra, agar mengantarkan buah-buahan ini kepada Sayidina Ali dan putrinya, Fatimah az-Zahra. Di perjalanan, Abu Said memasukkan 1 dari 10 buah tersebut kedalam pakaiannya, entah dikarenakan iri ingin merasakan buah-buahan yang segar yang tidak ada di kota Madinah waktu itu, atau dia hanya ingin menguji kehebatan Sayidina Ali.

Setibanya dirumah Sayidina Ali, Abu Said memberikan salam kepada Sayidina Ali dari Rasulullah untuknya, sambil memberikan buah-buahan tersebut kepada Sayidina Ali. Tapi anehnya sayidina Ali menolaknya, lalu ditanya, “Mengapa kamu tidak mau menerima pemberian dari Rasulullah?”. “Allah telah menjelaskan dalam firman-Nya, setiap kebaikan dibalas dengan 10 kebaikan, sedangkan ini hanya ada 9” Jawab Sayidina Ali. Dengan wajah malu, Abu Said memberikan satu buah yang dia sembunyikan dari kantongnya, sambil berkata: Aku hanya menguji dirimu. Itulah balasan atas setiap kebaikan, bahwa Allah akan membalasnya dengan 10 kali lipat.

 

Share.

Leave A Reply