Arsy Berguncang Ketika Sa’ad bin Muadz r.a Wafat

0

Arsy Berguncang Ketika Sa’ad bin Muadz r.a Wafat. Generasi yang paling mulia setelah nabi Muhammad SAW adalah para sahabat. Sahabat adalah orang yang hidup semasa dengan nabi, dan ia telah melihat nabi Muhammad SAW. Adapun orang yang semasa dengan nabi tetapi tidak melihat nabi tidak dinamakan sahabat. Begitu mulianya kedudukan shahabat, sampai Rasululullah SAW pernah bersabda bahwa apabila ada orang yang bersedekah sebanyak gunung emas maka itu tidak menyamai pahala sedekah gandum segenggam tangan sahabat. Subhanallah.

Kali ini kami akan menyampaikan hadits-hadits yang berkaitan dengan salah seorang sahabat nabi yang tinggi derajat dan kedudukannya di sisi Allah SWT. Ia adalah Sa’ad bin Mu’adz Ra, di lahirkan di madinah 32 tahun sebelum hijrah nabi. Yaitu perkiraan tahun 590 M. Beliau memeluk agama islam pada usia 31 thn ditangan Mash’ab bin ‘umair pada tahun 1 H. atau 622 M. dalam riwayat lain beliau masuk islam sebelum hijrah nabi.

Dalam buku-buku sejarah disebutkan bahwa beliau mempunyai postur tubuh tinggi, gemuk nan kekar dan berkulit putih. Beliau adalah seorang pahlawan dalam perang Badar, Uhud dan Khandak. Namun akhirnya1 bulan setelah perang khandak beliau tutup usia karena pendarahan yang dideritanya akibat luka anak panah yang mengenai pembuluh darahnya.
Beliau meninggal dunia di Madinah dalam usia 37 pada tahun 5H atau 627M. Nabi Muhammad SAW memimpin sholatnya dan dikebumikan di area pemakaman suci madinah, yaitu Jannatul Baqi’ Al Ghorqod.

Inilah hadis-hadis yang menceitakan beliau pada saat meninggal dunia:

1. Rafi` al-Zargi menceritakan bahwa salah seorang kaumnya memberitahu bahwa Jibril telah mendatangi Nabi Saw di tengah malam dengan mengenakan ikat kepala dari sutra tebal, lalu Jibril bertanya, “Jenazah siapa gerangan yang telah membuka pintu langit dan menggoncangkan Arsy?” Beliau segera berdiri menemui Sa’ad bin Mu’adz dan menemukannya telah gugur.

2. Dalam riwayat lain Hasan Al-Bashri berkata, “Sa’ad bin Mu`adz telah menggoncangkan ‘Arsy Zat Yang Maha Pengasih, karena gembira dengan kedatangan ruhnya.” (Kedua riwayat ini diceritakan oleh Al-Baihaqi).

3. Sayyidatuna Aisyah bercerita, bahwa nabi SAW pernah berkata:”Seandainya ada orang yang selamat dari himpitan kubur, niscaya Sa’ad lah orangnya.

4. Dan juga mutawatir dari nabi SAW, yaitu:”Sesungguhnya Arsy bergetar dikarenakan kematian si Sa’ad, karna gembira menyambut kedatangan ruhnya. (HR. Bukhari *manaqibul anshor*-Muslim *fadhoilus shohabah*-Tirmidzi *fi manaqib*-Ibnu majjah *moqddimah*).

5. Dalam riwayat lain diceritakan bahwa Jibril tiba-tiba menemui Nabi Saw lalu bertanya, “Siapakah hamba sholih yang meninggal sehingga pintu-pintu langit terbuka dan `Arsy terguncang?” Nabi SAW kemudian keluar, ternyata Sa’ad bin Mu`adz telah wafat (saat itu). Kemudian Rasulullah SAW duduk disisi kuburannya.
(HR. Ahmad, Al hakim, Baihaqi, Nasa’i).

Wallahu A’lam

Share.

Leave A Reply