Anjuran Bagi Seorang Murid Untuk Berfikir, Berfikir Tentang Apa?

0

Anjuran Bagi Seorang Murid Untuk Berfikir, Berfikir Tentang Apa?. Pembahasan berikutnya mengenai tafakur (berfikir). Telah dijelaskan sebelumnya bahwa kholwat adalah kegiatan berfikir dan berdzikir. Kita telah membahas tentang berdzikir, dan sekarang akan kita kupas pembahasan mengenai tafakur.

Berfikir adalah berfikir mengenai ciptaan Allah SWT, alam malakut, alam mulk, langit dan bumi, diri sendiri, binatang, tumbuhan, dan sebagainya. Dengan berfikir, manusia akan merasakan, memahami, dan mempelajari sehingga akan memperoleh makna-makna.

Kegiatan berfikir harus menghasilkan ilmu. Lalu ilmu akan menghasilkan yaqin. Dan yaqin akan menghasilkan musyahadah (seolah-olah melihat Allah). Musyahadah akan menghasilkan khudzur (merasakan kehadiran Allah). Pada akhirnya khudzur akan menghasilkan uns (rasa nikmat merasa dekat dengan Allah).

Berfikir yang benar akan mengantar seseorang kepada kehadirat Allah yang maha suci.

Tujuan dari berfikir bukan untuk menjadikan sang murid menjadi orang yang sombong, merasa lebih baik, menyesatkan orang lain, menyakiti sesama, atau memperoleh kehormatan. Akan tetapi tujuan berfikir hanyalah Allah SWT.

Hendaknya kita selalu mengarahkan akal dan pemikiran kita kepada Allah. Kita harus senantiasa berusaha agar segala sesuatu yang kita pikirkan pada akhirnya membuat kita bisa merasakan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Pemikiran seperti itulah yang akan menjadi ilmu. Sebaliknya, sesuatu yang tidak menjadikan kita merasakan keberadaan dan wibawa Allah tidak dinamakan ilmu. Hal itu hanya akan menjadi pengetahuan yang tidak mendatangkan manfaat.

Syekh Ali Jum’ah, At-Tariq ila Allah

Share.

Leave A Reply