Allah Mengampuni Dosa Selain Syirik (Hikmah Ke-Empatpuluh Sembilan)

0

Allah Mengampuni Dosa Selain Syirik (Hikmah Ke-Empatpuluh Sembilan)

لاَ يَعْظُمُ الذَّنْبُ عِنْدَكَ عَظَمَةً تَصُدُّكَ عَلَى حُسْنِ الظَّنِّ بِاللهِ تَعَالَى، فَإِنَّ مَنْ عَرَفَ رَبَّهُ اسْتَصْغَرَ فِى جَنْبِ كَرَمِهِ ذَنْبَهُ

Suatu dosa tidak dikatakan besar, jika engkau berprasangka baik kepada Allah. Barangsiapa yang mengetahui siapa tuhannya, maka segala dosa besar akan menjadi kecil dihadapan sifat mulianya Allah

Ketika penyesalan atas suatu maksiat adalah tanda hidupnya hati, maka dengan hikmah ini pengarang ingin menjelaskan bahwa penyesalan ini tidak boleh menjadikan seorang murid merasa putus asa dari rahmat Allah. Akan tetapi yang diminta dari seorang murid adalah merasa takut dan berharap.

Sesungguhnya rasa takut akan membawamu kepada taubat dari maksiat, sedangkan rasa berharap akan memperbesar keyakinan akan diterimannya taubat. Barangsiapa yang mengetahui Tuhannya yang maha pengasih dan penyayang, maka dosa yang besar akan tampak kecil ketika dihadapkan pada sifat Allah yang maha mulia. Firman Allah,

إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa selain syirik. (QS. An-Nisa’:48).

Syekh Abdul majid, Syarkhu Kitabil Hikam

Share.

Leave A Reply